Foto: Corbis
DEN HAAG - Pemerintah Belanda berencana memberikan investasi tambahan sebesar 3 miliar euro atau sekitar USD4,5 miliar secara tunai untuk ABN Amro Holding NV dan Fortis Bank Nederland NV.
Menteri Keuangan Belanda, Wouter Bos, mengatakan, selain memberikan injeksi modal, pemerintah juga akan memberikan pinjaman sebesar 1,4 miliar euro kepada Fortis Bank Nederland yang akan dikonversi menjadi saham. Kucuran dana pemerintah ini merupakan bagian dari bantuan bailout senilai 30 miliar euro.
Pemerintah berharap, suntikan modal ini diperlukan untuk membuat bank menjadi mandiri. "Injeksi modal berguna untuk memungkinkan bank untuk mendapatkan uang sendiri. Ini adalah niat kita untuk memberikan bantuan terakhir kali untuk ABN," kata Bos kepada wartawan di Den Haag, seperti dikutip dari Reuters, Minggu (22/11/2009).
Namun, kalangan ekonom meragukan pernyataan Bos. "Saya ragu bantuan itu merupakan suntikan modal yang terakhir dari pemerintah. Masih ada beberapa miliar lebih yang akan dikucurkan lagi oleh pemerintah," kata Arnoud Boot, Guru Besar Keuangan Korporasi dan Pasar Keuangan dari Universitas Amsterdam.
Pada Juli lalu, Parlemen Belanda menyetujui peningkatan modal untuk ABN Amro melalui penjualan saham konversi senilai 800 juta euro dan 1,7 miliar euro bantuan modal untuk mengurangi beban kerugian hipotek ABN Amro di Belanda sebesar 34,5 miliar euro. (css)