o1 o2

Economy - Saham dan Valas


Rupiah Harus Waspadai Corporate Demand

Selasa, 24 November 2009 - 08:31 wib
text TEXT SIZE :  
Widi Agustian - Okezone
Foto: Koran SI.

JAKARTA - Kendati rupiah diproyeksikan akan mengalami penguatan hari ini  seiring dengan penguatan indeks saham, tetapi nampaknya harus diwaspadai corporate demand dari rupiah.

"Corporate demand akhir bulan harus diwaspadai," kata Head Training Bank CIMB Niaga Emanuel Kurniawan Kriswijayanto saat dihubungi okezone, di Jakarta, Selasa (24/11/2009).
 
Akan tetapi, dia menuturkan, jika pihak otoritas perbankan, Bank Indonesia (BI) akan tetap menjaga agar rupiah tetap di level Rp9.500 per USD.
 
Menurutnya, nilai tukar rupiah masih akan berada di kisaran Rp9.400-9.500 per USD. "Masih belum akan ada perubahan signifikan, masih belum ada yang luar biasa," jelasnya.

Sebelumnya, Rupiah pada perdagangan kemarin, Senin (23/11/2009) ditutup menguat Rp9.457-Rp9.427 per USD, dibanding perdagangan akhir pekan lalu Rp9.566-Rp9.536 per USD.

Sementara dolar merosot 14 persen sejak medio Maret karena tanda- tanda pemulihan mendorong investor mencari mata uang dan aset dengan imbal hasil yang lebih tinggi. Spekulasi bahwa suku bunga AS akan tetap rendah untuk jangka waktu yang lebih lama juga menekan USD.

Pasar finansial AS akan tutup pada Kamis, 26 November 2009 berkenaan dengan hari libur nasional, Thanksgiving holiday, di mana investor dan pelaku pasar juga akan mengisi libur pada Jumat, sementara Jepang libur pada hari Senin, 23 November 2009, Labor Thanksgiving Day.(rhs)

 Ada 0 komentar untuk berita ini. Komentar Anda?
Share
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terikini di http://m.okezone.com
o1 o2
o1 o2

0 komentar

[+lihat komentar]


o1 o2
o1 o2

Berita Lainnya

o3 o4