Foto: Koran SI
JAKARTA - Akibat penggunaan batu bara dengan kalori rendah pada pabrik barunya dan konsumsi clinker yang lebih rendah, biaya produksi PT Semen Gresik Tbk (SMGR) berpotensi mengalami penurunan.
Hal tersebut dapat memicu peertumbuhan volume dan kenaikan margin. "Katalis datang dari pertumbuhan volume dan kenaikan margin," demikian diungkapkan CIMB Securities Indonesia dalam CIMB Trader, Rabu (25/11/2009).
Untuk itu, pihaknya mempertahankan rating SMGR pada outperform dengan target harga Rp9.600 per saham. "Setelah menaikkan asumsi EBITDA margin pada 2010-2011 sebanyak 34-35 persen, dari sebelumnya 32-34 persen," ungkapnya.
Pada perdagangan pukul 10.42 waktu JATS, saham SMGR diperdagangkan dengan harga Rp7.300 per saham, yakni melemah sebanyak Rp100. (ade)