JAKARTA - Pasar regional yang semula bergerak mixed dengan kecenderungan melemah, kini ditutup menghijau. Namun, indeks harga saham gabungan (IHSG) tetap bergerak lesu di jalur merah.
Bursa di kawasan Asia Pasifik, tercatat hanya IHSG dan indeks Kuala Lumpur yang mengalami pelemahan. IHSG ditutup melemah.
IHSG pada perdagangan Rabu (25/11/2009) ditutup melemah 10,35 poin atau 0,42 persen ke posisi 2.461,53. Pelemahan yang terjadi ini karena, sepinya sentimen positif. Pelaku pasar masih menunggu kepastian kasus Bank Century, sebagai refleksi kepastian hukum di mata investor.
Indeks Kuala Lumpur melemah 1,09 poin ke posisi 0,09 persen ke posisi 1.271. Sementara penguatan saham di kawasan Asia terjadi pada Indeks Shanghai yang menguat 2,07 persen ke posisi 3.290.17.
Volume tercatat 4,45 milar senilai Rp3,23 triliun. Saham yang ditutup menguat sebanyak 72 jenis saham, melemah 101 jenis saham, dan stagnan 70 jenis saham.
Jakarta Islamic Indeks (JII) turun 2,56 poin ke posisi 407,17 dan Indeks LQ45 turun 2,25 poin ke posisi 485,79.
Saham-saham yang ditutup menguat atau top gainer, antara lain PT Delta Djakarta Tbk (DLTA) naik Rp3.000 ke posisi Rp49.000, PT Tambang Batubara Bukit Asam Tbk (PTBA) naik Rp350 ke posisi Rp16.450Â Â Â , PT PP London Sumatera Tbk (LSIP) naik Rp200 ke posisi Rp8.200, dan PT Astra International Tbk (ASII) turun Rp450 ke posisi Rp32.900.
Saham-saham yang ditutup melemah atau top loser, antara lain PT Indocement Tunggal Prakasa Tbk (INTP) turun Rp350 ke posisi Rp11.400, serta PT Multibreeder Adirama Indonesia Tbk (MBAI) turun Rp300 ke posisi Rp5.000.
(Rani Hardjanti)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.