Foto: Corbis
JAKARTA - Produksi ban radial (untuk mobil) PT Gajah Tunggal Tbk (GJTL) akan dinaikkan menjadi 45 ribu per hari pada 2012 dari sebelumnya hanya 35 ribu ban. Begitu juga dengan ban untuk motor (motocycle tires) menjadi 105 ribu dari saat ini hanya sebesar 60 ribu ban.
Oleh karena itu, pihaknya telah mendirikan satu pabrik baru di Tangerang pada 2005 guna meningkatkan produksinya yang ditargetkan selesai pada 2012.
"Pabrik secara fisik sudah jadi, mesin sudah ada. Tapi ada mesin yang di-delay dulu," ucap Direktur GJTL Catharina Widjaja, usai paparan publik di Gedung BEI, Jakarta, Kamis (26/11/2009).
Untuk memaksimalkan pabrik tersebut, perseroan sudah menyiapkan dana sekira USD15 juta pada 2010 mendatang. "Capex kita di 2010 sekira USD30 juta-USD40 juta, untuk maintenance sekira USD20 juta-USD25 juta, sisanya untuk itu (investasi pabrik baru)," jelasnya.
Dijelaskan juga, untuk meningkatkan utilisasi pabriknya yang masih rendah, perseroan membutuhkan working capital senilai USD50 juta dan diakui telah memiliki beberapa fasilitas pendanaan.
Salah satunya adalah fasilitas pinjaman untuk letter of credit (L/C) senilai USD30 juta. Pihaknya pun tengah mengkaji mendapatkan fasilitas dari sekira tiga bank lokal lainnya. "Awalnya fasilitas pinjaman itu hanya USD18 juta, tapi lalu kita tingkatkan," lanjutnya.
Selain itu, perseroan sepakat dengan produsen ban kelas dunia, Michelin untuk memproduksi sebanyak lima juta ban per tahun. Hanya saja, karena terjadinya perlambatan di bisnis automotif global, terjadi delay atas hal tersebut. "Itu berarti 15 ribu per hari, dan pada 2012 itu akan dipenuhi," ucapnya.
Akan tetapi, saat ini pihaknya baru memproduksi sebanyak dua juta ban per tahun untuk Michelin. (ade)