Ilustrasi. Foto: Corbis
JAKARTA - Rupiah jelang libur panjang akhir pekan mengalami pelemahan menyusul sepinya topangan sentimen positif pada perdagangan di pasar uang.
Rupiah pada perdagangan Kamis (26/11/2009) sore ditutup cenderung melemah di level Rp9.445 per USD, walaupun menguat dibandingkan dengan perdagangan Rabu 25 November kemarin di level Rp9.447-Rp9.417 per USD.
Seperti dikutip dalam buletin CIMB iTrader, jelang libur panjang membuat nilai transaksi hari ini jauh lebih kecil dari sebelumnya. Selain itu, melihat indikator pagi ini, sepertinya momentum untuk turun masih terlalu kuat.
Di sisi lain, nilai mata uang dolar melemah terhadap mata uang Yen Jepang, yakni turun di bawah 87 yen Jepang di perdagangan pada Kamis waktu setempat.
Ini merupakan pelemahan terendah sejak Juli 1995. Seperti dilansir dari AFP, dolar jatuh ke level terendahnya terhadap mata uang yen sebesar 86,51 setelah penutupan perdagangan di New York pada hari sebelumnya tercatat 87,38 yen Jepang.
Pelemahan ini ditengarai karena positifnya data ekonomi Amerika Serikat (AS) yang menaikkan risiko untuk berinvestasi. Serta adanya harapan bahwa Federal Reserve AS akan mempertahankan suku bunga super-rendah untuk jangka waktu yang panjang. (ade)