Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Jelang Idul Adha, Harga Bahan Olahan di Bandung Naik

Gin Gin Tigin Ginulur , Jurnalis-Kamis, 26 November 2009 |11:43 WIB
Jelang Idul Adha, Harga Bahan Olahan di Bandung Naik
Foto: Koran SI
A
A
A

BANDUNG - Sehari menjelang Idul Adha, harga-harga bahan masakan mulai naik. Kenaikan bervariasi, dari mulai Rp2.000 sampai Rp10.000. Kenaikan tertinggi dialami harga cabe merah, dari Rp14.000 menjadi Rp24.000.

Menurut Ketua Perjuangan Pedagang Pasar dan Warung Tradisional (Pesat) Jabar, Usep Iskandar Wijaya, kenaikan harga memang baru terjadi hari ini, dan berlaku hampir di seluruh pasar tradisional di Bandung.

"Ini memang sudah menjadi budaya. Menjelang Idul Adha, para pedagang biasanya menaikkan harga komoditas bahan masakan," kata Usep, kepada wartawan, di Bandung, Kamis (26/11/2009).

Usep menambahkan, harga-harga tersebut diperkirakan akan kembali normal antara dua sampai tiga hari setelah Idul Adha.

Jenis-jenis bahan masakan yang mengalami kenaikan di antaranya bawang merah naik dari Rp10.000 menjadi Rp13.000 per Kg, cabe merah dari Rp14.000 menjadi Rp24.000 per Kg. Harga telur naik dari Rp11.500 menjadi Rp13.500 per Kg, sementara minyak kelapa naik dari Rp7.000 menjadi Rp8.000.

Sementara untuk bawang putih naik dari Rp12.000 menjadi Rp14.000, sedangkan kelapa santan naik dari Rp2.000 menjadi Rp4.000. Daging ayam naik dari Rp20.000 menjadi Rp23.000 per kg.

"Kalau harga daging sapi masih stabil, yaitu Rp55.000. Tusuk sate juga naik dari Rp1.500 per ikat jadi Rp2.000. Satu ikat terdiri atas 75 sampai 80 tusuk," kata Usep. 

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement