Getting time...

Kasus Dubai World Tidak Ganggu Investasi

Senin, 30 November 2009 16:33 wib
Menko Perekonomian Hatta Rajasa. Foto: Koran SI
Menko Perekonomian Hatta Rajasa. Foto: Koran SI
JAKARTA - Menko Perekonomian Hatta Rajasa meyakini penangguhan utang konsorsium Dubai World tidak memengaruhi laju investasi tahun ini. Proyek-proyek yang dibiayai investor Dubai dipastikan akan tetap berjalan.

"Dubai itu kan salah satu dari sembilan negara Uni Emirat Arab. Beberapa yang berinvestasi ke kita sejauh ini tak ada yang alami gangguan," ujar dia di kantornya, Jakarta, Senin (30/11/2009).

Hatta mencontohkan, salah satu investor Arab mengatakan tetap berkomitmen berinvestasi di Kalimantan dan Sumatera Selatan untuk pengembangan kereta api.

Artinya, kata Hatta, belum ada penundaan pengerjaan proyek yang dibiayai oleh investor Dubai. "Semuanya sedang dalam proses jalan," imbuhnya.

Kendati demikian, dia tetap berharap konsorsium Dubai World dapat cepat merestrukturisasi utangnya. Pemerintah juga berharap penangguhan tersebut tidak menimbulkan dampak sistemik.

Seperti diketahui, konsorsium Dubai World belum lama ini meminta penangguhan pembayaran utang pokok (standstill) hingga enam bulan kepada para kreditor mancanegara. Dubai World meminta penangguhan hingga Mei 2010.

Utang pokok yang harus ditanggung Dubai World sebesar USD60 miliar. Bila termasuk bunga, beban yang harus ditanggung grup perusahaan dukungan pemerintah itu menjadi sekira USD80 miliar.

Di Indonesia, total investasi Dubai sampai 12 Mei 2009 mencapai USD7,21 miliar, antara lain investasi dari Dubai Ports (DP) World menginvestasikan USD175 juta untuk membentuk perusahaan patungan (joint venture/JV) dengan PT Pelindo III, PT Terminal Petikemas Surabaya (PTS). (Meutia Rahmi /Koran SI/ade)
TWITTER »
twit