Mata Uang USD. Foto: Suryadi/Koran SI
JAKARTA - PT Ancora Indonesia Resources Tbk (OKAS) menyiapkan dana sebesar USD58 juta untuk pembangunan pabrik asam nitrat (amonium nitrat/AN). Rencananya, sekira 70 persen dari dana tersebut akn digelontorkan pada 2010.
"Sebagian besar dana tersebut akan dikeluarkan tahun depan," kata Dirut OKAS Dharma Diponogoro, usai paparan publik di Graha Niaga, Jakarta, Selasa (1/12/2009).
Untuk itu, anak perusahaannya yang mengurus bisnis asam ini, PT Multi Nitrotama Kimia (MNK) telah menerbitkan obligasi senilai Rp370 miliar yang terdiri dari obliogasi konvensional sebesar Rp270 miliar dan sukuk sebesar Rp100 miliar beberapa waktu lalu. "Sisanya akan diambil daeri dana kas internal perseroan," ucapnya.
Saat ini, proses pembangunann pabrik tersebut telah sampai pada tahap penatapan kontraktor untuk pembangunan pabrik dan detail kontrak telah memasuki tahap akhir. Rencana commisioning pabrik baru di awal kuartal II-2011. "Proses engineering design hampir diselesaikan," ucapnya.
Hal itu dilakukan perseroan untuk mengurangi ketergantungan impor atas ANH. Pasalnya kebutuhan AN sekira 370 juta ton di mana kebutuhan AN di Indonesia baru terpenuhi sebanyak 37 juta ton saja, yakni dari MNK.
(ade)