Menteri ESDM Darwin Saleh. Foto: Dok Demokrat
JAKARTA - Menteri ESDM Darwin Z Saleh mengaku belum mengetahui secara pasti pengaruh Dubai World pada investasi di sektor ESDM. Dia justru menyerahkan hal tersebut kepada Kepala BKPM Gita Wirjawan.
"Kita akan melihat lagi, tapi lebih tepat lagi bila ditanyakan indikasi itu kepada Kepala BKPM. Untuk diketahui, bahwa Dubai hanyalah salah satu lembaga bank keuangan dunia. Mudah-mudahan tidak sejelek yang diperkirakan," ujarnya di Hotel Sultan, Jakarta, Selasa (1/12/2009).
Seperti diketahui, pemerintah Dubai mengumumkan Dubai World meminta penyedia pembiayaan Dubai World dan anak usahanya untuk memperpanjang tanggal jatuh tempo menjadi 31 Mei 2010.
Tercatat, anak usaha Dubai World, Nakheel memiliki obligasi syariah senilai USD3,5 miliar yang jatuh tempo pada 14 Desember 2009 dan utang lainnya senilai USD980 juta yang jatuh tempo pada 13 Mei 2010. Selain itu, Limitless, anak usaha Dubai World juga memiliki obligasi syariah senilai USD1,2 miliar, yang jatuh tempo pada 31 Maret 2010.
Pengumuman gagal bayar itu memberi dampak negatif terhadap pasar finasial global. Bahkan, bursa Eropa dan Asia langsung terkoreksi akibat berita itu. (ade)