Batu Bara. Foto: Corbis
JAKARTA - PT Tambang Batubara Bukit Asam Tbk (PTBA) memproyeksikan penjualan batu bara untuk tahun depan akan meningkat sebesar 20 persen atau mencapai 15 juta ton dari target tahun ini yang sebesar 13,2 juta ton.
"Tahun depan kita proyeksikan penjualan naik 20 persen jadi 15 juta. Sekarang 13,2 juta, pasarnya akan naik. Kalau harga bisa naik seperti di 2008 awal revenue kita akan memuncak," ujar Direktur Utama PTBA Sukrisno seusai konferensi pers Investor Summit di Ritz-Carlton Pacific Place, Jakarta, Rabu (2/12/2009).
Dia pun memperkirakan sampai akhir tahun ini PTBA akan memperoleh pendapatan bersih hingga di atas Rp9 triliun dengan perkiraan harga yang diperoleh sampai dengan kuartal III-2009 yang sebesar USD36,93 per ton.
Adapun produksi batu bara PTBA selama periode Januari-September 2009 mencapai 8,59 juta ton atau naik sekira 11,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu, sedangkan volume penjualan mencapai 8,73 juta ton untuk periode yang sama dengan pendapatan mencapai Rp6,55 triliun.
"Komposisi penjualan batu bara untuk ekspor dan domestik pada periode Januari-September 2009 terdiri dari 70 persen domestik dan 30 persen ekspor," tambahnya.
Selain itu tahun depan PTBA juga akan melanjutkan rencana akuisisi delapan kontrak pertambangan dengan total investasi yang dianggarkan sebesar Rp2 triliun atau meningkat dibandingkan investasi sebelumnya yang mencapai Rp1,5 triiun. Saat ini masih dalam proses due dilligence.
"Semoga ada satu atau dua perusahaan yang bisa didapatkan. Tahun ini agak tersendat karena beberapa perusahaan tidak sesuai kriteria," tambahnya. (ade)