Indosat Raih Pernyataan Efektif Obligasi dari Bapepam

Ade Hapsari Lestarini - Okezone
Kamis, 3 Desember 2009 10:28 wib
Gedung Indosat. Foto: Okezone.com
Gedung Indosat. Foto: Okezone.com
JAKARTA - PT Indosat Tbk (ISAT) telah mendapatkan pernyataan efektif dari Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) dalam rangka penawaran obligasi sebesar Rp1,5 triliun.

Hal tersebut diungkapkan manajemen Indosat dalam keterbukaan informasinya di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (3/12/2009).

Pernyataan efektif ini memungkinkan perseroan untuk melanjutkan proses penyelesaian penawaran obligasi. Setelah berakhirnya proses bookbuilding, perseroan telah mengumpulkan dana sebesar Rp1,5 triliun.

Permintaan investor yang tinggi dari investor lokal dan internasional menunjukkan kepercayaan besar komunitas keuangan terhadap perseroan dan kemampuannya untuk memenuhi komitmen kepada para pemegang obligasi.

Sebagai informasi, Indosat menerbitkan obligasi konvensional Indosat VII tahun 2009 (seri A dan B) sebesar Rp1,3 triliun yang berjangka waktu untuk seri A selama lima tahun dengan indikasi tingkat bunga 11,25 persen. Sedangkan untuk obligasi konvensional seri B berjangka waktu tujuh tahun dengan indikasi tingkat bunga 11,75 persen.

Sementara untuk sukuk ijarah Indosat IV tahun 2009 (seri A dan B) senilai Rp200 miliar yang berjangka waktu untuk seri A selama lima tahun dengan indikasi cicilan imbalan ijarah setara dengan 11,25 persen. Serta untuk seri B berjangka waktu tujuh tahun dengan indikasi cicilan imbalan ijarah setara dengan 11,75 persen.

Perseroan memperkirakan bahwa seluruh proses penerbitan obligasi konvensional dan syariah akan selesai pada 9 Desember 2009. Rencananya, perseroan akan menggunakan dana hasil obligasi tersebut untuk membiayai pembelian base station subsystem (BSS).

Masa penawaran awal obligasi dan sukuk (bookbuilding) dilakukan pada 10 November-20 November 2009. Rencananya, penawaran umum obligasi akan dilakukan pada 1 Desember 2009.

Menurut jadwal, obligasi dan sukuk Indosat akan dicatatkan di BEI pada 9 Desember 2009. ISAT telah menunjuk PT Danareksa Sekuritas, PT Mandiri Sekuritas, dan PT DBS Vickers Securities Indonesia sebagai penjamin emisi. Sementara, untuk wali amanat Indosat menujuk Bank Rakyat Indonesia (BRI).  (ade)
TWITTER »
twit