Foto: Heru Haryono/Okezone.com
JAKARTA - PT Adaro Energy Tbk (ADRO) menargetkan angka penjualan sebesar Rp28,5 triliun di akhir 2009. Kontributor tersebesar pendapatan tersebut berasal dari PT Adaro Indonesia sebanyak Rp26,5 triliun.
"Hampir 90 persen dari total revenue, atau Rp26,5 triliun berasal dari Adaro Indonesia," kata Deputy Corporate Secretary ADRO Devindra Ratzarwin, di sela acara Investor Summit and Capital Market Expo 2009, di Ritz-Carlton Pacific Place, Jakarta, Kamis (3/12/2009).
Adapun anak usaha perseroan, Sapta Indra Sejati akan memberikan kontribusi sebesar Rp2 triliun. "Tahun depan penjualan kita harapkan tumbuh 10 persen," ucapnya.
Sementara untuk volume produksi 2009 akan sebesar 45-50 juta ton. Sedangkan untuk anggaran belanja modal (capital expanditure/capex) disiapkan dana sebesar USD350 juta di 2010.
Dananya akan digunakan untuk penambahan armada tongkang, membeli peralatan alat berat Sapta Indra Sejati serta melakukan kerja sama dengan Shell. (ade)