Getting time...

Semen Gresik Belum Berminat ke Indonesia Timur

Andina Meryani - Okezone
Kamis, 3 Desember 2009 19:08 wib
Foto: Koran SI
Foto: Koran SI
JAKARTA - PT Semen Gresik Tbk (SMGR) belum berencana membangun pabrik di kawasan Indonesia Timur karena permintaan yang masih rendah. Maka dari itu, untuk melayani kawasan tersebut, perseroan akan memperkuat jaringan distribusinya.

Adapun permintaan semen di Indonesia Timur (Maluku dan Papua) rata-rata tiap tahunnya mencapai 680 ribu ton, di mana perseroan memperoleh pangsa pasar (market share) sebesar 78 persen.

"Sekarang masih dilakukan kajian dari feasibilitasnya, kalau enggak layak. Untuk Papua banyak didasarkan pada keputusan politis karena permintaan sangat lambat, jadi untuk menekan cost, demand-nya rendah maka dikembangkan sisi distribusinya saja ke daerah timur," ujar Direktur Utama Semen Gresik Dwi Sutjipto, saat konferensi pers Investor Summit 2009, di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Kamis (3/12/2009).

Namun, Semen Gresik tetap membuka kemungkinan untuk membangun pabrik di kawasan Indonesia Timur jika permintaan di kawasan tersebut terus meningkat hingga 600 ribu-1 juta ton.

Sedangkan untuk permintaan Semen Gresik tahun ini akan meningkat 5,5-6 persen dan diprediksi akan bertahan hingga tahun depan. Untuk permintaan semen nasional sendiri, hingga Oktober 2009 mencapai minus dua persen dan hingga akhir tahun ini diprediksi akan tumbuh minus satu sampai nol persen.

"Angka itu tanpa memperhitungkan pembangunan proyek infrastruktur dari pemerintah. Kalau itu terjadi mungkin angkanya akan meningkat," tambahnya.

Kemampuan produksi pabrik pada 2009 diperkirakan mencapai 19,5 juta dan 2010 mencapai 20 juta. Selain itu, dua pabrik baru di Jawa dan Sulawesi Selatan berkapasitas masing-masing 2,5 juta ton akan mulai beroperasi di 2011 dan kuartal I-2012.  (ade)
TWITTER »
twit