Ilustrasi. Foto: Corbis
JAKARTA - PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) mengubah outlook peringkat yang diberikan untuk PT Indosat Tbk (ISAT) beserta obligasi dan sukuk yang diterbitkannya menjadi 'negatif' dari sebelumnya 'stabil'.
Analis Pefindo Niken Indriasih dan Vonny Widjaja dalam keterangan tertulis yang diterima okezone, di Jakarta, Senin (7/12/2009) menuturkan, hal tersebut akibat penurunan jumlah pelanggan dan sedikit penurunan pendapatan selular pada periode 30 Juni 2009.
"Mencerminkan penurunan jumlah pelanggan dan sedikit penurunan pendapatan selular pada periode yang berakhir pada 30 Juni 2009 maupun antisipasi meningkatnya jumlah utang lebih dari yang diproyeksikan," tuturnya.
Akan tetapi, Perfindo tetap mempertahankan peringkat idAA+ untuk ISAT dan obligasi II-2002, obligsi III-2003, obligasi IV-2005, obligasi V-2007 dan obligasi VI-2008 dengan total nilai Rp5,3 triliun. Serta peringkat idAA+(sy) untuk obligasi syariah ijarah I-2005, obligasi syariah ijarah II-2007, dan obligasi syariah ijarah III-2008 sebesar Rp1,3 triliun.
Peringkat yang sama pun, idAA+ dan idAA(sy) diberikan juga untuk rencana obligasi VII-2009 dengan nilai Rp1,3 triliun dan obligasi sukuk ijaran IV-2009 seebsar Rp200 miliar.
"Peringkat tersebut mencerminkan tetap kuatnya permintaan di bisnsi seluler serta kuatnya posisi pasar perusahaan dan aktivitas operasional yang terdiversifikasi," katanya.
Akan tetapi, peringkat terebut dibatasi oleh tingginya tingkat leverage yang disertai meningkatnya risiko pembiayaan kembali dalam jangka pendek ke menegangah dan persaingan yang smakin ketat dalam sektor telekomunikasi nirkabel. (ade)