Inilah 7 Rencana Pembangunan Infrastruktur 2009-2014

Kamis, 10 Desember 2009 13:44 wib
Foto: Ko
Foto: Ko
JAKARTA - Pemerintah menetapkan tujuh subsektor prioritas program di bidang infrastruktur yang akan direalisasikan sepanjang 2009-2014. Ketujuh subsektor ini diharap bisa memberi daya dukung dan gerak bagi pertumbuhan dan pemerataan pembangunan ekonomi di dalam negeri.

Data Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) tentang Prioritas Pembangunan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2009-2014 menyebutkan, ketujuh subsektor itu adalah tanah dan tata ruang, jalan, perhubungan, perumahan rakyat, pengendalian banjir, telekomunikasi, dan transportasi perkotaan.

Di sub pertanahan, pemerintah bakal mengkonsolidasikan kebijakan penanganan dan pemanfaatan tanah dengan peruntukan umum. Rencananya, konsolidasi kebijakan bakal dilakukan dalam satu atap dengan sistem pengelolaan tata ruang secara terpadu.

Di sub jalan, pemerintah menargetkan pembangunan jalan tol sepanjang 19.370 kilometer per 2014 mendatang. "Pembangunan jalan ini mencakup jalan-jalan lintas Sumatera, Jawa, Bali, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, dan Papua," sebut data yang didapat dan dikutip di Jakarta, Kamis (10/12/2009).

Untuk sub perhubungan, pemerintah berjanji akan membangun jaringan prasarana dan penyediaan sarana transportasi antar moda dan antar pulau. Terkait rencana ini, pemerintah akan mengadopsi pada Sistem Transportasi Nasional dan Cetak Biru Transportasi Multimoda.

"(Pemerintah juga akan) menurunkan tingkat kecelakaan transportasi lebih kecil 50 persen pada 2014 dari angka kecelakaan transportasi saat ini," catat data tersebut.

Dalam sub pembangunan perumahan rakyat, pemerintah menargetkan pembangunan 685.000 Rumah Susun Sehat Bersubsidi, 180 Rumah Susun Milik (Rusunami), dan 650 twin block beserta fasilitas-fasilitas pemukiman lainnya. Target ini diharap bisa menampung 836.000 keluarga kurang mampu pada 2012 mendatang.

Khusus pengendalian banjir yang menjadi masalah di hampir semua kawasan di Indonesia, pemerintah tampaknya masih akan konsentrasi pada penyelesaian proyek Banjir Kanal Timur (BKT) Jakarta sebelum tahun 2012. Terkait target yang sama, pemerintah juga berniat mempercepat penanganan Proyek Daerah Aliran Sungai Bengawan Solo, Jawa Tengah.

Sementara bidang telekomunikasi, pemerintah tampaknya berniat menuntaskan pembangunan jaringan serat optik di kawasan Timur Indonesia sebelum 2013. Di sub sektor yang sama, pemerintah juga menargetkan akses jaringan komunikasi di berbagai kawasan di Indonesia.

Adapun target di sub sektor transportasi perkotaan, pemerintah menargetkan perbaikan sistem dan jaringan transportasi di empat kota besar Indonesia, yakni Jakarta, Bandung, Surabaya, Medan dengan mengacu pada Cetak Biru Transportasi Perkotaan. "Termasuk penyelesaian pembangunan angkutan kereta listrik di Jakarta, Mass Rapid Transportation (MRT) dan Monorail selambat-lambatnya 2014," sebutnya. (Zaenal Muttaqin /Koran SI/rhs)
  • erfian » 0 Tanggapan
    tolong diperjelas dan diperlengkap informasi tentang rencana pembangunan ekonomi jangka menengah tahun 2009-2014
    Beri Tanggapan Laporkan
  • sanggam » 0 Tanggapan
    Saya paling senang membaca berita seperti ini. Kita berdoa agar pemerintah kita mempunyai kebijaksanaan dan kekuatan untuk merealisasikan. Saya sangat mendukung terutama pembangunan jalan tol lintas sumatera, pembangunan MRT dan monorail. Saya percaya kalau ini semua tercapai, maka kota2 akan semakin indah dan lebih nyama. Kelancaran transortasi adalah salah satu kunci utama bergairahnya aktivitas perekonomian bangsa. Sekaligus menjadi daya tarik bagi wisatawan untuk datang berkunjung ke Indonesia. Fasilitas transportasi menjadi pertimbangan utama bagi para wisatawan sebelum memutuskan mengunjungi sebuah negara. Maju terus Indonesiaku.
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.
TWITTER »
twit