Gedung Indosat. Foto: Okezone.com
JAKARTA - PT Indosat Tbk (ISAT) menyatakan bahwa obligasi Indosat VII tahun 2009 dan sukuk ijarah Indosat IV tahun 2009 telah efektif tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 9 Desember 2009.
Hal ini diungkapkan manajemen perseroan dalam keterangan tertulisnya di keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), di Jakarta, Jumat (11/12/2009).
Sebagai informasi, perseroan menerbitkan obligasi konvensional obligasi Indosat VII tahun 2009 dalam dua seri. Untuk seri A sejumlah Rp700 miliar dengan jangka waktu lima tahun yang mempunyai tingkat bunga tetap 11,25 persen per tahun.
Obligasi seri A ini diterbitkan pada 8 Desember 2009 dan tanggal jatuh tempo pada 8 Desember 2014. Sementara untuk obligasi seri B sebesar Rp600 miliar dengan jangka waktu tujuh tahun yang mempunyai tingkat bunga tetap 11,75 persen per tahun.
Adapun obligasi seri B ini diterbitkan pada 8 Desember 2009 dengan tanggal jatuh tempo pada 8 Desember 2016. Selain itu, hasil pemeringkat untuk kedua obligasi ini ditetapkan AA+/negative dari Pefindo. Sementara untuk periode pembayaran bunga setiap triwulan (tiga bulan) dengan wali amanat Bank Rakyat Indonesia.
Sedangkan untuk obligasi syariah, yakni sukuk ijarah Indosat IV tahun 2009 dibagi juga dalam dua seri. Untuk seri A sejumlah Rp28 miliar dengan jangka waktu lima tahun yang mempunyai cicilan imbalan ijarah tetap senilai Rp3,15 miliar per tahun.
Obligasi syariah seri A ini diterbitkan pada 8 Desember 2009 dan tanggal jatuh tempo pada 8 Desember 2014. Sementara obligasi syariah seri B berjumlah Rp172 miliar berjangka waktu tujuh tahun yang mempunyai cicilan imbalan ijarah tetap senilai Rp20,21 miliar per tahun.
Obligasi syariah seri B ini diterbitkan pada 8 Desember 2009 dan tanggal jatuh tempo pada 8 Desember 2016. Adapun hasil pemeringkat untuk kedua obligasi syariah ini ditetapkan AAsy+/negative dari Pefindo. Sementara untuk periode pembayaran bunga setiap triwulan (tiga bulan) dengan wali amanat Bank Rakyat Indonesia. (ade)