Gardu Induk Balaraja, Tangerang. (Foto: Andina Meryani/okezone)
TANGERANG - Pemasangan Interbus Trafo (IBT) Unit 2 Gardu Induk Balaraja, Tangerang, sudah mencapai 63 persen dan diharapkan akan selesai pada akhir tahun ini.
IBT Balaraja tersebut trafonya diambil dari Cirebon, Jawa Barat, ini dimaksudkan untuk menggantikan peran sementara gardu induk kembangan yang terbakar beberapa waktu lalu. Satu unit IBT Balaraja sendiri sudah selesai pada bulan September lalu. Adapun satu unit IBT terdiri dari tiga unit trafo.
''Saat ini sudah dua unit trafo terpasang (untuk unit 2 IBT), yang ketiga sedang dalam perjalanan, saat ini progresnya sudah mencapai 63 persen," ujar Manajer Region Jakarta Banten Hadi Parmono di Gardu Induk Balaraja, Tangerang, Jumat (11/12/2009)
Menurutnya dengan terpasangnya IBT yang kedua di Gardu Induk Balaraja ini sangat besar fungsinya, khususnya untuk mendukung pasokan listrik ke wilayah Jakarta bagian barat.
Selama ini gardu Balaraja memiliki IBT berenergi dengan kapasitas 1x500 MVA atau setara 400 MW, dengan ditambah lagi dengan satu IBT lagi yang sedang tahap konstruksi. Energi tersebut akan mendukung sisi bagian barat wilayah DKI Jakarta yang selama ini ditopang sub sistem kembangan yang memiliki kapasitas 800 MW sebelum terbakar.
''Tadinya Kembangan sendiri yang memasok Tangerang dan Jakarta bagian barat, Namun setelah accident yang menimpa 1 IBT di gardu Kembangan maka peran gardu Kembangan digantikan IBT Balaraja yang mulai beroperasi bulan September lalu," jelasnya.
Jika IBT kedua Gardu Induk Balaraja sudah siap beroperasi maka akan semakin memperkuat pasokan Jakarta dan Tangerang yang banyak kawasan industrinya selain sekaligus membantu pembangkit Muara Karang.
Namun sebelum dioperasikan akan dilakukan sejumlah langkah pengujian, di antaranya commisioning lalu pengujian bertegangan dan diikuti pengujian berbeban sebelum energizing.
Meskipun belum terpasang 100 persen, namun Dia memastikan bahwa dari sisi proteksi, suplay listrik untuk wilayah Jakarta sudah aman.
''Apalagi setelah perbaikan gardu induk Cawang selesai kondisinya cukup bagus. Pulihnya Cawang lanjut Hadi berkontribusi sekitar 400 MW bagi pasokan listrik Jakarta.
Apalagi saat ini PLN juga tengah gencar melakukan program penambahan trafo di beberapa lokasi di antaranya di Gandul, Bekasi dan Kembangan. ''Di Gandul sudah sampai tahap kontrak dan untuk Bekasi dan Kembangan masih dalam tahap proses,'' tuturnya
Dengan semakin bertambahnya IBT baru, cadangan untuk pengoperasian telah terpenuhi. Saat ini gardu Kembangan sedang masuk jadwal pemeliharaan yang akan dilakukan setelah pemasangan unit 2 Gardu Induk Kembangan selesai. ''Untuk itu IBT kedua Balaraja ini secepatnya diselesaikan dulu sehingga beban kembangan bisa dihandle Balaraja," pungkasnya. (rhs)