Utang Bakrie & Brothers Capai Rp6,94 Triliun

Candra Setya Santoso - Okezone
Senin, 14 Desember 2009 10:38 wib
Logo BNBR. Foto Dok BNBR
Logo BNBR. Foto Dok BNBR
JAKARTA - PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) membukukan struktur utang hingga mencapai Rp6,94 triliun yang terdiri dari tiga pos yang ada.

Pos pertama berupa utang jangka panjang (MSN) sebesar Rp5,21 triliun yang akan jatuh tempo pada 2012, pos kedua berasal dari utang jangka pendek non-Repurchase Agreement (Repo) sebesar Rp1,51 triliun, dan pos Repo sebesar Rp220 miliar.

Hal tersebut diungkapkan Direktur Keuangan (CFO) BNBR Eddy Soeparno, dalam paparan publik (publik expose/PE) BNBR di Hotel Four Season, Jakarta, Senin (14/12/2009).

Sementara itu, laba bersih perseroan per September 2009 mencapai Rp40,48 miliar atau anjlok 95,43 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yaitu Rp885,73 miliar disebabkan oleh turunnya pendapatan perseroan.

Dalam laporan keuangan perseroan disebutkan total penjualan perseroan per September 2009 mencapai Rp5,32 triliun atau turun 16,61 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yaitu Rp6,38 triliun.

Dia juga menjelaskan jika PT Bumi Resources Tbk (BUMI) sebelumnya, berhasil meraup pinjaman baru senilai USD150 juta dari JPMorgan Chase Bank NA dan JPMorgan Chase Bank N.A cabang Hong Kong. Pada 7 Desember, manajemen menandatangani perjanjian kredit dengan JPMorgan dalam rangka pinjaman baru senilai USD150 juta.

Adapun direksi yang hadir dalam paparan publik perseroan siang ini seperti Managing Director and CEO BNBR Gafur Sulistyo Umar, CRO BNBR Dody Taufiq Wijaya, CIO BNBR Michael E Lucente, Director and CIRO BNBR Dileep Srivastava, dan Director, CLO and Corporate Secretary BNBR RA Sri Dharmayanti.  (ade)
TWITTER »
twit