Ilustrasi. Foto: Corbis
JAKARTA - Membaiknya kondisi perekonomian nasional dan global membuat manajemen PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) optimistis dapat memenuhi segala kewajiban finansialnya secara tepat waktu dan tepat azas.
Manajemen menyimpan banyak alasan yang dapat meyakinkan investor dan masyarakat bahwa BNBR senantiasa berupaya memperkokoh fundamental perusahaan sebagai flagship kelompok usaha Bakrie menjadi sebuah perusahaan investasi yang tangguh, dengan menjalankan prinsip-prinsip manajemen keuangan yang prudent.
"Karena itu, tak ada alasan bagi investor dan masyarakat bisnis untuk khawatir dengan kondisi keuangan BNBR, karena BNBR sekarang sudah jauh lebih baik. Kondisi sekarang juga tak layak diperbandingkan dengan krisis pasar modal pada 2008 yang lalu," kata Managing Director & Chief Executive Officer (CEO) BNBR Gafur Sulistyo Umar, dalam paparan publik (publik expose/PE) BNBR, di Hotel Four Season, Jakarta, Senin (14/12/2009).
Menurut Bobby, fundamental BNBR saat ini sudah lebih baik dibanding tahun lalu. Demikian pula dengan portofolio investasinya, yang belakangan juga memperlihatkan fundamental dan kinerja yang semakin cemerlang.
"Harga komoditas dunia, seperti batu bara, migas, dan minyak kelapa sawit, semakin baik dan menimbulkan optimisme di kalangan investor lokal dan global. Suku bunga juga kian atraktif bagi perusahaan-perusahaan properti. Selain itu, daya beli konsumen juga mendukung portofolio bisnis kami di bidang telekomunikasi. Semuanya, secara simultan telah memberikan kepercayaan yang besar, baik terhadap manajemen BNBR untuk menciptakan fundamental dan kinerja yang lebih baik lagi, maupun terhadap investor," ungkapnya.
Sebagaimana lazimnya sebuah perusahaan investasi, perseroan akan memanfaatkan dana hasil investasi tersebut untuk diinvestasikan kembali, baik ke berbagai sektor industri maupun aksi korporasi kelompok usaha Bakrie lainnya. Selain itu, BNBR juga telah berhasil merealisasikan sejumlah opsi buy back saham sebagai bagian dari aktivitas investasinya. (ade)