Foto: Corbis
JAKARTA - PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) menargetkan belanja modal (capital expanditure/capex) sebesar USD196 juta pada 2010 yang akan digunakan untuk operasi keseluruhan blok migas yang dioperasikan.
"Target 2010, kita harus mempunyai capex yang dialokasikan untuk operating expenditure (opex) sekira USD196 juta untuk seluruh blok operasi," ujar Presiden Direktur ENRG Imam P Agustino, dalam paparan publik, di Hotel Dharmawangsa, Jakarta, Selasa (15/12/2009).
Adapun untuk membiayai capex tersebut diperoleh dari hasil Penawaran Umum Terbatas (PUT) sekira USD111 juta dan sisanya dari dana internal. Tahun depan juga, perseroan menargetkan laba bersih setelah pajak sebesar USD10 juta-USD15 juta.
Pencapaian yang diperoleh perseroan sampai dengan kuartal III-2009 banyak mengalami penurunan karena menurunnya harga minyak dunia. Penjualan bersih tercatat hanya sebesar Rp1,047 triliun dengan asumsi harga minyak USD57,9 per barel, padahal pada periode yang sama di 2008 pendapatan tercatan Rp1,360 triliun dengan asumsi harga minyak mencapai USD112 per barel.
Dengan demikian, perseroan mencatatkan kerugian hingga Rp347 miliar atau makin menurun tajam dari kerugian pada 2008 pada Rp71 miliar. Sedangkan untuk produksi minyak hingga periode tersebut tahun ini berhasil meningkat menjadi 13 ribu barel per hari dibanding dengan 2008 yang mencapai 10,3 ribu barel per hari, namun untuk produksi gas tercatat flat diposisi 88 juta kaki kubik ber hari (BBTUD).
"Tahun depan kita optimistis akan meraih laba dibanding tahun-tahun sebelumnya," pungkasnya.
(ade)