Foto : Koran SI
JAKARTA - PT Pertamina (persero) akan memberlakukan harga jual premium di Agen Premium, Minyak dan Solar (APMS) di wilayah-wilayah remote, sama seperti harga yang berlaku di SPBU Pertamina yaitu Rp4.500 per liter. Penyamarataan tersebut akan dimulai pada Januari 2010. Sebelumnya harga BBM jenis premium di APMS lebih tinggi dibanding harga Premium yang dijual di SPBU yaitu Rp6.000 per liter.
"Ini untuk memberikan suatu keadilan, masa masih disatu negara harganya beda, yang di remote area justru lebih mahal," ujar Deputi Direktur Pemasaran dan Niaga PT Pertamina (persero) Hanung Budya di sela peresmian SPBU COCO MT Haryono, Jakarta, Selasa (15/12/2009) malam.
Dia pun memperkirakan dengan adanya penurunan harga ini, konsumsi premium di APMS akan meningkat hingga dua kali lipat dibanding harga sebelumnya. "Dengan perubahan harga ini kita prediksi konsumsi dua kali lipat naiknya" tambahnya
Sebelum efektif berlaku pada Januari mendatang, Pertamina sudah melakukan uji coba harga baru ini di 25 APMS sejak 15 November lalu dan terbukti konsumsi langsung melonjak dua kali lipat pada pertengahan Desember ini. Adapun diperkirakan konsumsi premium nasional pada tahun 2010 mendatang akan meningkat 10 persen dibandingkan dengan posisi saat ini.
"Kita sudah uji coba di 25 APMS yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia yang menjual harga sama seperti SPBU sejak 15 November yang lalu," pungkasnya.(rhs)