Getting time...

ADB Kucurkan Pinjaman ke China USD100 Juta

Kamis, 17 Desember 2009 18:28 wib
Foto: Corbis
Foto: Corbis
MANILA - Bank Pembangunan Asia (ADB) mengucurkan pinjaman senilai USD100 Juta bagi peningkatan pendapatan masyarakat miskin di Provinsi Shanxi, China.
 
Selain itu, pinjaman juga dialokasikan untuk menciptakan program-program stabilisasi sosial dari ketegangan akibat praktek-praktek pertanian tradisional.
 
Pinjaman yang dikucurkan merupakan pinjaman program Shanxi Integrated Agricultural Development Project. Program ini menyediakan kredit dan pelatihan untuk sekira 66 ribu rumah tangga pertanian di 26 distrik di pusat dan selatan Shanxi, termasuk 11 distrik yang digolongkan sebagai kawasan miskin.
 
"Proyek ini akan meningkatkan kapasitas petani, asosiasi dan pihak yang mendukung mereka meningkatkan daya saing, lingkungan pertanian berkelanjutan yang akan meningkatkan pendapatan petani dan produktivitas pertanian, sambil meningkatkan keamanan pangan dan kualitas," kata Kepala Ekonom Sumber Daya Alam di ADB Departemen Asia Timur Akmal Siddiq, dalam keterangan pers yang diterima di Jakarta, Kamis (17/12/2009).
 
Catatan ADB menyebutkan, lahan pertanian kawasan ini cenderung terbatas. Selain itu, sebagian besar petani juga lebih banyak mempraktekan pertanian tradisional dengan komoditas seperti gandum dan jagung dengan nilai jual rendah.
 
Selain itu, jarak penggembalaan ternak dan hewan juga makin terbatas. Bahkan terjadi pencemaran air yang merusak lingkungan dan kehidupan para petani yang miskin.
(Zaenal Muttaqin /Koran SI/ade)
TWITTER »
twit