Foto: Corbis
JAKARTA - PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk (UNSP) akan mengelola sebanyak 428 ribu ton minyak kelapa sawit (crude palm oil/CPO) pada 2010 mendatang, baik untuk refinery maupun untuk dijual kembali.
"Di 2010, CPO yang dikelola oleh kita sebanyak 428 ribu ton," kata Direktur Utama UNSP Ambono Januarianto dalam paparan publik tahunan, di Hotel Four Season, Kuningan, Jakarta, Senin (21/12/2009).
Dilanjutkannya, sebanyak 210 ribu ton akan dikelola perseroan untuk refinery dan sisanya akan dijual sebagai CPO saja. Sekadar informasi, pabrik refinery yang akan dimiliki perseroan dari Domba Mas memiliki kapasitas produksi sebanyak 140 ribu ton oleochemical.
Selanjutnya, pada 2011, perseroan akan mengelola CPO sebesar 480 ribu ton. Untuk refinery, dia mengungkapkan akan dikontribusikan sebanyak 265 ribu ton, lalu sisanya akan dijual.
"Kisaran CPO yang akan kita kelola adalah 430 ribu-480 ribu untuk dua tahun berturut-turut," ungkapnya.
Di sisi lain, dia juga menuturkan jika pihaknya berharap agar harga CPO tidak melebihi USD750 per ton. Pasalnya, dia menjelaskan jika melewati harga tersebut, maka perseroan akan kena pajak sebesar lima persen.
"Sedangkan jika harga di bawah USD750 per ton maka pajak yang dikenakan hanya 1,5 persen," tambahnya.
(ade)