Getting time...

ESCO Lokal Diharapkan Tumbuh Subur

Candra Setya Santoso - Okezone
Senin, 21 Desember 2009 14:34 wib
Ketua Pelaksana Tim Nasional Penghematan Energi dan Air Eddie Widiono. Foto: Ade/okezone
Ketua Pelaksana Tim Nasional Penghematan Energi dan Air Eddie Widiono. Foto: Ade/okezone
JAKARTA - Program Energy Services Company (ESCO) di Indonesia dinilai masih terbilang kecil dan masih didominasi oleh perusahaan multinasional.
 
"Saya berharap, Masyarakat Kelistrikan Indonesia (MKI) dan Kamar Dagang Indonesia (Kadin) bisa bekerja sama supaya ESCO lokal bisa tumbuh," kata Ketua Pelaksana Tim Nasional Penghematan Energi dan Air Eddie Widiono, dalam acara The Prospect of Energy Efficiency and Demand Side Management (DSM), di Hotel Shangri-La, Jakarta, Senin (21/12/2009).
 
ESCO merupakan suatu usaha jasa yang menyediakan rekayasa elektronik dan peralatan untuk penghematan energi. Untuk itu, Eddie menegaskan, pihaknya perlu dukungan regulasi pemerintah agar pelaku industri tidak takut dalam mendirikan ESCO.
 
"Dalam UU ketenagalistrikan, ini termasuk industri penunjang. Kalau tidak punya izin, bisa di pidana lima tahun. Jadi kita perlu betul-betul membuat aturan yang benar supaya ESCO ini bisa tumbuh," katanya.
 
Sebagai informasi, adanya perusahaan jasa pelayanan energi (ESCO) ini diharapkan bisa memperlancar kegiatan audit energi (serta membantu melakukan tindakan konservasi energi).
 
Misalnya dalam bentuk keringanan pajak dan penyediaan barang modal. Keberadaan ESCO sendiri dinilai sangat membantu mendorong pemasalahan konservasi energi nasional.
(ade)
TWITTER »
twit