Getting time...

Krismon Cikal Bakal Krisis Listrik

Candra Setya Santoso - Okezone
Senin, 21 Desember 2009 15:52 wib
Image: Corbis.com
Image: Corbis.com
JAKARTA - Krisis listrik muncul sejak krisis moneter dan dilanjutkan kenaikan harga minyak yang meningkatkan beban subsidi dari Rp3 triliun menjadi Rp60 triliun per tahun.
 
Akibatnya, PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) mengalami keterbatasan pendanaan yang seharusnya mendapat marjin minimal 10 persen.
 
Hal tersebut disampaikan Anggota DEN Herman Darnel Ibrahim, dalam acara diskusi bertema The Prospek of Energy Efficiency and Demand Side Management, di Shangri-La Hotel, Jakarta, Senin (21/12/2009).
 
Menurut dia, sejumlah upaya yang bisa dilakukan guna mengatasi krisis listrik seperti pembagian 50 juta lampu hemat energi yang bisa menghemat 200 MW atau senilai Rp5 triliun per tahun.

Selain sisi konsumen, penghematan yang jauh berdampak lebih besar adalah dari sisi produsen yakni PLN.
 
Dijelaskannya, penggunaan energi tahunan di seluruh dunia sudah sangat besar, mencapai 11 ribu MTOE (128.000 TWh) dan emisi karbon telah mencapai delapan miliar ton per tahun. "Hal ini berdampak kepada perubahan iklim yang sudah kita mulai rasakan," ujarnya. (rhs)
TWITTER »
twit