Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Gunawan Dianjaya Listing Pagi Ini

Candra Setya Santoso , Jurnalis-Rabu, 23 Desember 2009 |09:07 WIB
Gunawan Dianjaya Listing Pagi Ini
Ilustrasi
A
A
A

JAKARTA - PT Gunawan Dianjaya Steel Tbk mencatatkan saham perdana (Initial Public Offering/IPO) sebanyak 8,2 miliar unit di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini, Rabu (23/12/2009). Perseroan mematok harga penawaran saham perdananya sebesar Rp160 per lembar sahamnya.  
Perusahaan di industri baja, berencana meraup dana segar melalui IPO tersebut mencapai Rp160 miliar untuk satu miliar saham yang akan dilepas ke publik.
 
Sebelumnya, Direktur Dinamika Usaha Jaya Benny Subrata mengungkapkan bahwa perseroan menargetkan 60 persen porsinya untuk investor asing yang memang saat ini kebanyakan datang dari perusahaan baja di Singapura. "Mereka sudah memberikan clue kalau akan masuk. Hari ini kita akan dapat kepastian dari mereka. Sementara 40 persennya untuk domestik," ungkapnya.
 
Selain itu, dia menambahkan bahwa nantinya 70 persen dialokasikan untuk investor institusi dan 30 persen pemodal ritel. Seperti diketahui, pernyataan pendaftaran dilakukan pada 23 September 2009, due diligence meeting pada 26 November, efektif pada 9 Desember.
 
Sedangkan untuk masa penawaran pada 11, 14, 15, dan 16 Desember, serta masa penjatahan pada 21 Desember dan distribusi dan refund pada 22 Desember 2009. Adapun untuk pencatatan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 23 Desember 2009.
 
Perseroan  pemegang saham adalah Kellywood Holdings Limited sebesar 51,37 persen, PT Bavarian Venture Investment Limited (35,94 persen), PT Jaya Pari Steel Tbk (0,49 persen), dan publik 12,2 persen.
 
Per 30 Juni 2009, total aset Gunawan Jaya mencapai Rp911,6 miliar dan kewajiban Rp652,92 miliar. Penjualan tercatat Rp830,55 miliar dengan rugi bersih Rp209,21 miliar.

(Candra Setya Santoso)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement