Freddie Mac. Foto: AP
WASHINGTON - Pemerintah Amerika Serikat (AS) telah berjanji memberikan bantuan hampir tak terbatas untuk membiayai hipotek raksasa Fannie Mae dan Freddie Mac hingga 2012. Hal ini sebagai bagian dari sponsor pemerintah untuk perusahaan-perusahaan yang terkena krisis.
Departemen Keuangan AS pada Kamis waktu setempat memungkinkan pemerintah untuk menunda solusi memberi bantuan kepada dua perusahaan yang mempunyai masalah hipotek hingga triliunan dolar dan punya peran utama dalam sistem keuangan global.
Seperti dilansir dari AFP, Sabtu (26/12/2009), para pejabat setempat mengatakan bahwa tenggat waktu yang diamanatkan kedua perusahaan ini telah diubah oleh Kongres pada 31 Desember sebagai usaha penyelamatan pada September 2008 lalu.
Perjanjian baru yakni diberikan bantuan kembali sebesar USD400 miliar yang dipompa ke kedua perusahaan. Untuk itu, masing-masing akan mendapatkan USD200 miliar dan pemerintah memberikan kewenangan terbatas untuk menyuntikkan dana ke Fannie dan Freddie jika krisis perumahan meningkat.
Meskipun demikian, para pejabat mengatakan mereka tidak akan memberi bantuan tersebut dalam waktu dekat. Perjanjian baru tersebut seharusnya pasti, karena Depkeu AS berkomitmen untuk mendukung perusahaan-perusahaan ini karena mereka terus memainkan peranan penting dalam pasar perumahan selama krisis saat ini.
Sebelumnya, para pejabat AS meluncurkan paket multijutaan dolar bagi para eksekutif di Fannie Mae dan Freddie Mac sebagai langkah baru kembali untuk membayar kompensasi mereka.
Dokumen yang diajukan oleh regulator untuk kedua perusahaan menunjukkan Chief Executive Fannie Mae Micheal Williams dan CEO Freddie Mac Charles Haldeman masing-masing bisa mendapatkan hingga USD6 juta per tahun, meskipun beberapa dari yang ditangguhkan atau disyaratkan berdasarkan kinerja perusahaan.
Enam pejabat eksekutif tinggi lainnya di Fannie Mae dan empat orang lainnya di Freddie Mac bisa mendapatkan lebih dari USD1 juta per tahun, dan itu semua tergantung pada kinerja mereka.
Direktur Keuangan Perumahan Federal Authority Edward DeMarco, mengatakan bila perusahaan-perusahaan ini perlu eksekutif yang kompeten karena mereka memainkan peran sebesar tiga perempat dalam pendanaan dari semua hipotik perumahan baru. "Para perusahaan harus menarik dan mempertahankan bakat yang diperlukan untuk mencapai tujuan ini," kata DeMarco.
Seperti diketahui, Fannie dan Freddie, merupakan perusahaan sewaan pemerintah yang menyediakan pembiayaan untuk perumahan. Masalah muncul ketika krisis keuangan global menyerang sektor perumahan, di mana terjadi kredit macet.
Sejak pengambilalihan, pemerintah telah menyediakan USD60 miliar untuk Fannie Mae dan USD51 miliar untuk Freddie Mac untuk mencegah mereka dari kebangkrutan.
(ade)