>

Petrosea Pinjami Anak Usaha Rp4,136 M

|

Candra Setya Santoso - Okezone

Foto: Corbis

Petrosea Pinjami Anak Usaha Rp4,136 M
JAKARTA - PT Petrosea Tbk (PTRO) memberikan pinjaman kepada anak usahanya yakni PT Tirta Kencana Cahaya Mandiri (TKCM) sebesar Rp4,136 miliar. Pasalnya TKCM memiliki fasilitas pinjaman yang berasal dari PT Bank DBS Indonesia (DBS) dan akan jatuh tempo Rabu (30/12/2009) besok.
 
Sekadar mengingatkan, TKCM memiliki fasilitas pinjaman sebesar Rp47 miliar yang terdiri dari dua pos yang berasal dari DBS. Dua pos yang dimaksud yaitu, fasilitas pinjaman berjangka (term loan) sejumlah Rp32 miliar dan fasilitas pinjaman jangka pendek (RCF) sejumlah Rp15 miliar.
 
"Pinjaman tersebut berasal dari DBS berdasarkan akta loan agreement and acknowledgement of indebtednes (perjanjian kredit dan pengakuan utang) nomor 21 tanggal 15 Desember 2004)," ujar manajemen perseroan dalam keterangan tertulis yang dipublikasikan, di Jakarta, Selasa (29/12/2009).
 
Dijelaskannya, TKCM memiliki fasilitas term loan yang masih terutang sebesar Rp10,3 miliar dan akan jatuh tempo pada 30 Desember besok (utang DBS yang jatuh tempo). Sedangkan RCF sejumlah Rp15 miliar.
 
"Fasilitas RCF sebesar Rp15 miliar pelunasannya telah memperoleh perpanjangan dari DBS dengan demikian saldo yang harus dilunasi per 30 Desember 2009 adalah saldo kredit berjangka sebesar Rp10,3 miliar," ungkap keterangan tersebut.
 
Dengan kondisi keuangan TKCM yang hanya mampu menutup sejumlah Rp1,5 miliar dari utang berjangka DBS yang jatuh tempo, maka TKCM telah meminta kepada pemegang saham TKCM termasuk perseroan untuk memberikan pinjaman sejumlah Rp8,8 miliar dengan perincian yakni perseroan mengucurkan pinjaman Rp4,136 miliar, PT Enviro Nusantara Rp2,464 miliar, dan PT Quatra Desira sebesar Rp2,2 miliar.
 
Seperti dikutip dari situs perseroan, Petrosea adalah suatu perusahaan rekayasa, konstruksi, dan pertambangan yang telah beroperasi di Indonesia selama lebih dari 30 tahun. Perusahaan ini telah terdaftar di Bursa Efek Jakarta dan Bursa Efek Surabaya di mana baru-baru ini memutuskan untuk memperluas lingkup aktivitasnya dengan memasuki bidang rehabilitasi dan konstruksi fasilitas penyediaan air minum domestik.
 
Saham TKCM sendiri saat ini dimiliki oleh Petrosea sebanyak 47 persen. Selain itu, perseroan juga memiliki sejumlah saham di PT Enviro Nusantara sebesar 28 persen dan PT Quarta Desira sebesar 25 persen. Terpantau, pada perdagangan IHSG sesi pertama siang ini, harga saham dengan kode emiten PTRO bergerak stagnan di level Rp10.350 per unitnya.
(css)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    35.000 Orang Tunggu Kepastian Hukum Karyawan Chevron