Getting time...

Infrastruktur Pariwisata Jabar Perlu Dibenahi

Selasa, 29 Desember 2009 07:21 wib
Foto:
Foto:
BANDUNG - Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Barat (Jabar) Agung Suryamal Sutisno mengatakan, perbaikan sarana jalan yang menghubungkan destinasi wisata adalah hal paling krusial yang harus dibenahi dalam rangka meningkatkan kunjungan wisata pada 2010.

“Kenyataannya memang begitu. Infrastruktur penunjang pariwisata di Jabar justru menjadi faktor penghambat utama," ujar Agung dalam “Dialog Ekonomi Akhir Tahun 2009" yang digelar Kadin Jabar dan Seputar Indonesia Jabar di Bandung kemarin. Agung mencontohkan, potensi berbagai kawasan wisata di Bandung Selatan sangat tinggi.

Sayangnya, jalan akses menuju kawasan tersebut banyak yang rusak dan tidak rata. Hal ini diperparah dengan kemacetan yang sering terjadi di sana. Menurut dia, Kadin Jabar sudah menyiapkan surat rekomendasi kepada pemerintah agar segera melakukan pembenahan infrastruktur, khususnya di Jabar, sebagai salah satu destinasi wisata utama.

“Rekomendasi kami diharapkan bisa membantu menyelesaikan persoalan,"terangnya. Sebelumnya, Kadin Jabar pernah merekomendasikan penebalan landasan Bandara Internasional Husein Sastranegara Kota Bandung. Usulan ini telah disetujui pemerintah dan proyeknya akan dimulai awal tahun depan. Sementara itu, Presiden Direktur Sindang Reret Group HS Hermawan mengatakan,pembenahan multisektor terkait kepariwisataan harus dilakukan oleh semua pihak yang berkepentingan.

“Pembenahan menyangkut semua aspek dan banyak yang harus dilibatkan secara sinergis.Pelaku usaha hingga pemerintah harus berperan," kata Hermawan. Sementara itu,Ketua Organisasi Angkutan Darat (Organda) DPD Jabar Andriansyah memandang pembenahan infrastruktur selayaknya diiringi peningkatan pelayanan publik moda transportasi terusan.

“Wisatawan sering mengeluhkan pelayanan taksi saat mereka akan melanjutkan perjalanan ke daerah tujuan setelah turun dari moda transportasi utama seperti pesawat maupun kereta api,"cetusnya.
(Irvan Christianto/Koran SI/css)
TWITTER »
twit