Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

PLN Kekurangan Pasokan Gas 1 Juta MMBTU

Andina Meryani , Jurnalis-Rabu, 30 Desember 2009 |17:17 WIB
PLN Kekurangan Pasokan Gas 1 Juta MMBTU
Ilustrasi. Foto: Corbis
A
A
A

JAKARTA - PT PLN (Persero) masih mengalami kekurangan pasokan gas untuk pembangkitnya sebesar satu juta MMBTU untuk tahun depan. Dengan kondisi seperti itu, maka kondisi listrik kemungkinan besar masih akan biarpet pada tahun depan.
 
“Itu semua kebutuhannya untuk seluruh wilayah Jawa, Madura, Bali, Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi,” ujar Direktur Utama PLN Dahlan Iskan, di kantor Kementerian BUMN, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Rabu (30/12/2009).
 
Untuk itu, PLN masih akan mencari kebutuhan gas untuk tahun depan. Dia pun mengaku sudah mengadakan pembicaraan dengan BP Migas supaya mereka mengutamakan pasokan gas dalam negeri.
 
Selain itu, ke depannya juga akan dilakukan diversifikasi bahan bakar untuk diubah menjadi gas. Adapun dengan diversifikasi tersebut maka PLN bisa menghemat antara Rp10 triliun-Rp15 triliun per tahun.
 
"Kita perlu lakukan cara-cara radikal agar kekurangan 1 juta MMBTU itu terpenuhi. Dengan begitu kita dapat menghemat Rp10 triliun-Rp15 triliun per tahun," jelasnya.
 
Dalam kesempatan yang sama, Menteri Negara BUMN Mustafa Abubakar meminta kepada BP Migas untuk lebih mengutamakan kebutuhan pasokan gas dalam negeri terutama untuk industri pupuk dan PLN.
 
Karena dengan pasokan gas, PLN bisa menurunkan biaya produksinya dan menekan biaya subsidi untuk PLN yang selama ini membebani APBN.
 
“Yang sudah dioperasikan dengan gas bumi hanya 140 megawatt (MW) dan sisanya solar. Konversi dari solar ke gas akan menghemat Rp14,3 miliar per hari atau Rp15 triliun per tahun,” ungkap Mustafa.
 
Mustafa juga mengusulkan kepada BP Migas supaya jika ada kontrak jual beli gas dengan pihak luar negeri yang sudah jatuh tempo maka ke depannya harus diutamakan gas dalam negeri untuk kontrak-kontrak baru.
 
"Saya tidak ingin peristiwa seperti pabrik Pupuk Iskandar Muda yang hanya beroperasi enam bulan dari satu tahun karena tidak mendapat pasokan gas yang cukup," tukasnya.

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement