Foto: Koran SI
JAKARTA - Departemen Pekerjaan Umum (PU) menilai ruas Tol Kanci-Pejagan sepanjang 35 kilometer (km) secara fisik telah siap beroperasi secara komersial.
"Melihat pencapaian terakhir tol itu sudah siap,"kata Wakil Menteri PU Hermanto Dardak di Jakarta kemarin. Kendati begitu, dia mengatakan, pihaknya akan bekerja sama dengan Departemen Perhubungan (Dephub) dalam melaksanakan uji layak operasi (ULO) sebelum memberikan rekomendasi pengoperasian ruas tol tersebut kepada Menteri PU. Hermanto mengatakan, dari hasil pengecekan, tim dari kedua departemen tersebut melaporkan bahwa secara fisik pekerjaan ruas Tol Kanci-Pejagan yang dikerjakan PT Adhi Karya telah selesai.
Namun, masih ada beberapa persoalan kecil yang sebetulnya tidak signifikan, tapi tetap harus diselesaikan. Sementara itu,Direktur Utama PT Bakrie Toll Road (BTR) Harya Mitra Hidayat mengatakan,pihaknya akan segera menyelesaikan beberapa catatan yang telah disampaikan tim pelaksana ULO. Dengan begitu, ruas tol Kanci Pejagan dapat segera beroperasi secara resmi. "Rekomendasi tim dari Departemen PU dan Departemen Perhubungan kami upayakan bisa selesai dalam waktu singkat sehingga jalan tol ini bisa beroperasi secepatnya," kata Harya.
Namun, Harya tetap optimistis ruas tol tersebut bisa dibuka resmi untuk publik sebelum berakhirnya masa kerja 100 hari menteri PU. Sebelumnya Direktur Lalu Lintas dan Angkutan jalan Dephub Sudirman mengatakan, pihaknya menemukan kekurangan dalam ruas tol tersebut di antaranya penambahan pagar pengaman (guardrail) pada daerah dengan ketinggian tiga meter, penambahan rambu dan marka jalan, serta pemasangan pita kejut.
Hasil temuan tersebut telah disampaikan kepada operator dan harus dibenahi sebelum resmi dioperasikan.
(Arif Dwi Cahyono/Koran SI/css)