Ilustrasi. Foto: Corbis
JAKARTA - PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) berencana melaksanakan pembelian kembali (buy back) saham lagi melalui lima periode senilai Rp500 miliar.
Lima periode yang dimaksudkan yaitu periode I pada 16 Oktober 2008-16 Januari 2009, periode II pada 29 Januari-29 April 2009, periode III pada 25 Juni-25 September 2009, periode IV pada 1 Oktober 2009-1 Januari 2010, dan periode V akan dilaksanakan pada 11 Januari-11 April 2010.
"Perseroan merencanakan buy back sebanyak 90,5 persen saham dengan total saham yang akan dibeli kembali maksimal 1,375 miliar atau 10 persen dari modal disetor. Nilai buy back yang akan dilaksanakan hingga periode kelima maksimal Rp500 miliar," ungkap Direktur Utama MNCN Hary Tanoesoedibjo, dalam keterangan tertulis perseroan yang dipublikasikan kepada PT Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta, Selasa (5/1/2010).
Periode buy back tersebut merupakan yang kelima kalinya. Sebelumnya, perseroan telah membeli sebanyak 130.557.500 saham atau setara 9,5 persen dari total 1,375 miliar saham itu. Total nilai pembelian saham untuk pembelian kembali saham itu sebesar Rp30,15 miliar.
Perseroan pun akan menggunakan dana internal untuk membiayai buy back saham tersebut. Buy back akan dilakukan melalui BEI maupun cara lainnya. Selain itu, perseroan telah menunjuk PT Bhakti Securities sebagai perantara pedagang efek.
Perseroan berencana untuk menyimpan saham yang telah dibeli kembali sebagai treasury stock. Namun, perseroan dapat menggunakan treasury stock untuk hal lain termasuk dijual kembali setelah pasar membaik, pembiayaan dalam bentuk utang yang bersifat ekuitas seperti obligasi tukar, atau alat tukar investasi.
Meski demikian, karena dana buy back diambil dari kas internal, aset dan ekuitas perseroan berpotensi turun masing-masing sebesar Rp475,64 miliar. Pada perdagangan IHSG sesi kedua siang ini, harga saham dengan kode emiten MNCN bergerak stagnan di level Rp210 per lembar sahamnya.
(ade)