Getting time...

Go Public, PP Bidik Makassar

Rabu, 13 Januari 2010 09:14 wib
FotoL Koran SI.
FotoL Koran SI.
MAKASSAR - PT Pembangunan Perumahan (PP) menjadikan Makassar sebagai sasaran utama setelah Jakarta dan Surabaya dalam memasarkan sahamnya. BUMN konstruksi ini akan go public Februari mendatang.

Dalam penawaran saham perdana (initial public offering/IPO) ini, PP akan melepas sekitar 21,46 persen sahamnya kepada publik. Direktur Keuangan PT PP (Persero) Tumiyana mengatakan, dari IPO tersebut, perseroan menargetkan dana segar Rp900 miliar.

“Hasil IPO ini akan digunakan memperluas jangkauan ekspansi usaha perseroan yang berkaitan dengan kebutuhan masyarakat. Salah satunya PT PP telah ada kontrak pembangunan pembangkit listrik di Cilegon dengan kapasitas 300 MW senilai Rp3,3 triliun,” ujarnya dalam pemaparan IPO di Makassar, kemarin.

Dia menjelaskan, Makassar menjadi sasaran utama karena merupakan daerah utama di kawasan timur Indonesia (KTI) yang kondisi perekonomiannya terus tumbuh.

Apalagi, PP di Makassar mengerjakan berbagai proyek besar sehingga mampu menguasai sekitar tiga persen pangsa pasar (market share) jasa konstruksi di Sulsel. Direktur Operasional PT PP Kiswodarmawan merinci, dana IPO tersebut sekitar 60 persen akan digunakan menunjang investasi. Selain pembangunan pembangkit listrik, PP juga telah menjalin kerja sama dengan PT Jasa Marga (persero) untuk pembangunan jalan tol, memperkuat permodalan di sektor properti, dan pembangunan mal di Surabaya. Sementara 40 persen dana IPO akan digunakan penguatan modal kerja di sektor jasa konstruksi. “PP akan tetap fokus pada penyediaan jasa konstruksi. Kondisi tersebut juga ditopang dukungan perbankan yang cukup besar,” ungkapnya.

Khusus di Sulsel, PP terlibat dalam pembangunan Bendungan Karebbe di Kabupaten Luwu Timur dan pembangunan Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin dengan nilai Rp250 miliar. Juga pembangunan di Universitas Hasanuddin (Unhas) dengan nilai kontrak mencapai Rp400 miliar. Direktur Investment Banking PT Mandiri Sekuritas sebagai pemimpin pelaksanaan IPO,Teguh Wirahadikusumah, mengatakan, saham PP akan listing di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Februari 2010.

Menurut dia, Makassar merupakan pasar yang sangat potensial sehingga Makassar diputuskan menjadi lokasi peluncuran IPO bersama Jakarta dan Surabaya. “Makassar merupakan salah satu daerah di mana PP menguasai pasar cukup besar.Di samping potensi pertumbuhan ekonomi daerah yang positif,” jelasnya.

Direktur Eksekutif PT Danareksa Sekuritas Stephanus Turangan menuturkan, kontribusi Makassar terhadap penjualan saham yang dilakukan PT Danareksa setiap tahun cukup besar seiring pertumbuhan ekonomi yang tinggi di daerah ini.Kondisi tersebut membuatnya optimistis memasarkan saham PT PP di kota ini. (yakin achmad/Koran SI/rhs)
TWITTER »
twit