Getting time...

XL Alokasikan Capex USD450 Juta

Candra Setya Santoso - Okezone
Kamis, 14 Januari 2010 14:19 wib
Foto: Koran SI
Foto: Koran SI
JAKARTA - PT XL Axiata Tbk (EXCL) mengalokasikan belanja modal (capital expenditure) untuk 2010 diperkirakan sekira USD400 juta-USD450 juta. Dengan jumlah belanja modal sebesar itu, dimungkinkan perseroan untuk melunasi sebagian pinjaman lagi pada tahun ini.

“Kami telah mengurangi pinjaman kami secara signifikan dari Rp18,7 triliun pada akhir 2008 menjadi kurang dari Rp13,5 triliun pada akhir 2009," ungkap Direktur Keuangan EXCL Willem Lucas Timmermans, dalam keterangan tertulis yang diterima okezone, di Jakarta, Kamis (14/1/2010).

Rasio utang bersih terhadap EBITDA (net debt to Ebitda ratio) telah mengalami peningkatan secara signifikan dari 3,4 kali pada 2008 menjadi kurang dari 2,2 kali pada 2009. "Dengan posisi neraca seperti ini, kami dalam posisi yang sangat prima untuk terus berkembang dan memberikan nilai tambah bagi pemegang saham," ujarnya.

Hasnul Suhaimi manambahkan, perseroan akan terus konsisten melaksanakan strategi ke depannya. Euromoney telah memberikan penghargaan kepada kami pada 2009 sebagai salah satu Asia's Best Managed Companies untuk kategori Overall Most Convincing and Coherent Strategy.

"Kami bertekad untuk terus memberikan layanan yang lebih menarik dan memberikan nilai tambah bagi pelanggan, serta memberikan pencapaian yang lebih baik lagi kepada pemegang saham kami. Dan karena kami telah mencatat keuntungan di 2009 yang juga didukung dengan FCF positif, kami berencana untuk mengajukan pembagian dividen pada RUPST (Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan) yang akan datang," ungkapnya.

Perseroan membukukan laba bersih selama semester I-2009 meningkat 11,89 persen menjadi Rp706,382 miliar jika dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya Rp631,273 miliar.

Peningkatan laba bersih perseroan didorong tumbuhnya pendapatan usaha pada pos pendapatan usaha bruto setelah dikurangi diskon tercatat Rp6,21 triliun. Perolehan pendapatan tersebut naik sekitar 7,3 persen dari periode sama 2008 sebesar Rp 5,78 triliun.
(css)
TWITTER »
twit