Getting time...

Ekspor RI ke Mesir USD555,1 Juta

Ade Hapsari Lestarini - Okezone
Kamis, 14 Januari 2010 09:22 wib
Foto: Corbis
Foto: Corbis
JAKARTA - Departemen Perdagangan (Depdag) mencatat total perdagangan Indonesia dan Mesir tercatat sebesar USD632,5 juta periode Januari-Oktober 2009. Indonesia mencatat nilai ekspor ke Mesir sebesar USD555,1 juta, dan impor dari Mesir senilai USD77,4 juta.

Hal tersebut diungkapkan Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu dalam siaran persnya seperti dikutip dari situs resmi Depdag, di Jakarta, Kamis (14/1/2010).

Sementara itu, total perdagangan Indonesia-Mesir selama periode 2004-2008 menunjukkan peningkatan angka yang sangat menggembirakan sebesar 45,20 persen. Pada 2008 saja, total perdagangan kedua negara mencapai USD1,0 miliar (ekspor Indonesia USD790,7 juta dan impor Indonesia USD210,0 juta).  
Mesir merupakan mitra dagang yang sangat penting bagi Indonesia. Pada 2008, Mesir menempati urutan ke-27 sebagai negara tujuan ekspor Indonesia dan ke-37 untuk tujuan impor.
 
Sebagai informasi, dalam keikutsertaannya di Trade Expo Indonesia (TEI) 2008, jumlah buyers asal Mesir mencapai 13 buyers dengan transaksi sebesar USD28,47 juta. Sementara di TEI 2009, jumlah buyers asal Mesir meningkat mencapai 63 buyers dengan jumlah transaksi sebesar USD4,13 juta terutama untuk produk furnitur, tekstil dan produk tekstil, handicraft, glass, dan plastik.
 
Sedangkan produk utama Indonesia yang memasuki pasar Mesir di antaranya minyak kelapa sawit, serat dan benang, produk kertas, plywood, kopi, sabun, pecah belah, pakaian jadi, mebel, pupuk kimia, kapas, tetes tebu, dan produk karet seperti ban.
 
Sementara produk utama yang diimpor Indonesia dari Mesir antara lain adalah fosfat, kapas, tetes tebu, pupuk kimia, kurma dan buah-buahan, karpet dan produk tekstil serta benang katun.
 
“Mesir, merupakan salah satu entry point bagi produk-produk Indonesia ke pasar Afrika Utara dan ke-20 negara anggota Common Market for East and South Africa (COMESA). Sebaliknya, Mesir memandang Indonesia sebagai negara terpenting di ASEAN dan pintu masuk ke negara-negara Asia Tenggara,” tukas Mari Elka.
 
Maka dari itu, demi meningkatkan kerja sama kedua negara, Mendag Mari Elka menerima rekan kerja Menteri Perdagangan dan Industri Mesir HE Rachid Mohamed Rachid yang saat ini tengah mengadakan kunjungan kerja dua hari di Indonesia.
 
Selain melakukan pertemuan bilateral guna membahas berbagai upaya peningkatan hubungan ekonomi dan perdagangan kedua negara, kunjungan delegasi Mesir kali ini juga merupakan bagian upaya diversifikasi pasar ekspor ke negara-negara Asia seperti Indonesia.
 
Menteri Rachid dan delegasi Mesir juga akan melakukan kunjungan lapangan ke pusat industri serta forum bisnis dengan pengusaha Indonesia.
(ade)
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.
TWITTER »
twit