Getting time...

Investor Asing Sayang Sri Mulyani & Boediono

Andina Meryani - Okezone
Kamis, 14 Januari 2010 12:34 wib
Sri Mulyani & Boediono. Foto: Koran SI
Sri Mulyani & Boediono. Foto: Koran SI
JAKARTA - Sosok Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Wakil Presiden Boediono menjadi salah satu penyebab banyaknya aliran dana asing yang masuk ke dalam negeri melalui obligasi surat berharga syariah negara (SBSN).
 
Alasannya, kedua sosok tersebut adalah sosok yang dipercaya para investor asing karena kerap menerbitkan surat utang dengan tawaran yield yang tinggi.
 
"Investor asing sayang banget sama Sri Mulyani dan Boediono karena selalu menawarkan bunga tinggi. Pemerintah indonesia jadi senang banget ngutang," ujar ekonom ECONIT Rizal Ramli, dalam acara Econit Advisory Group: Economic Outlook 2010 "A year of The Judgement", di Hotel Sultan, Jakarta, Kamis (14/1/2010).
 
Sebagaimana diketahui, yield obligasi Indonesia lebih tinggi dibanding negara Asia lainnya yaitu sebesar 4,32 persen, sementara di Korea sebesar 4,15 persen, dan Filipina hanya 3,89 persen.
 
Dia pun menilai, keberadaan surat berharga seharusnya hanya sebagai instrumen moneter, namun justru sekarang jadi alat investasi asing. Selain itu, strategi pinjaman yang sangat agresif serta berlebihan dengan tingkat bunga sangat tinggi berpotensi merugikan negara.
 
Hal itu disebabkan aliran dana spekulatif (hot money) yang masuk selain berdampak positif bagi nilai tukar rupiah dan indeks, namun juga akan meningkatkan risiko finansial melalui potensi arus balik modal. "Itu akan menjadi lubang negara kita," tambahnya.
 
Dalam kesempatan yang sama, ekonom ECONIT Hendri Saparini menyatakan bahwa langkah pemerintah dalam mengakumulasi pinjaman dipicu oleh tipikal "ibu rumah tangga" yang gemar berutang.
 
"Mungkin itu karena tipikal ibu rumah tangga (Menkeu), jadi kumpulin duit dulu dari utang baru mikirin pengeluarannya," tukasnya.
(ade)
  • syamsul » 0 Tanggapan
    Kenapa pemerintah tidak berupaya keras untuk membuat investasi dalam negeri meningkat. Obligasi yang menarik investor asing apa dana yang aman? Seharusnya banyak insentif yang diberikan untuk usaha modal dalam negeri dan pemotongan birokrasi penghasil ekonomi biaya tinggi.
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.
TWITTER »
twit