Konsumen Minyak Goreng Kemasan Diharap Naik 30%

Andina Meryani - Okezone
Kamis, 14 Januari 2010 16:40 wib
Foto: Koran SI
Foto: Koran SI
JAKARTA - Pemerintah menargetkan 30 persen konsumen minyak goreng curah berangsur-angsur beralih mengkonsumsi minyak goreng dalam kemasan termasuk Minyakita pada 2011.
 
Saat ini, struktur konsumsi minyak goreng masyarakat yaitu 30 persen konsumen mengkonsumsi minyak goreng kemasan bermerek, 30 persen konsumen industri, dan 30 persen konsumen mengkonsumsi jenis curah dengan total konsumsi sebesar 3,5-4 juta ton per tahun.
 
Sementara untuk minyak goreng curah sendiri diperkirakan konsumsi per tahun mencapai 1 juta-1,5 juta ton.
 
"Angka itu yang secara bertahap dapat menggunakan minyak kemasan, diharapkan pada 2011 akan lebih mendominasi minyak goreng dalam kemasan termasuk Minyakita," ujar Wakil Menteri Pertanian Bayu Krishnamurthi, di kantor Menko Perekonomian, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Kamis (14/1/2010).
 
Untuk mendorong hal tersebut, pemerintah akan memberi insentif PPN-DTP kepada produsen dan membuka peluang bagi produsen untuk memproduksi secara komersial dan menjualnya langsung kepada konsumen.
 
"Nantinya Minyakita akan diberi PPN-DTP dan dapat diproduksi secara komersial dan penjualannya melalui penjualan langsung sehingga harganya dari pabrik," tambahnya.
 
Adapun, sementara ini dalam tiga bulan pertama 2010, pemerintah akan menetapkan harga Minyakita di bawah harga minyak goreng curah yaitu Rp8.500 per kilogram, sementara harga minyak goreng curah di DKI Jakarta hingga minggu kedua Januari tercatat Rp9.441.
 
"Penjualan langsung untuk Minyakita selama tiga bulan pertama tahun ini harganya Rp8.500 per kilogram, targetnya RTS dengan basis yang sama gula dan minyak goreng yaitu 17,5 juta RTS," tukasnya.
(ade)
TWITTER »
twit