Foto: Ist.
JAKARTA - Pemerintah akan menyediakan lahan sebesar 500 ribu hektare (ha) di seluruh Indonesia untuk ditanami tebu, agar dapat dapat mencapai swasembada gula.
"Untuk swasembada gula kita butuh tambahan 400 ribu ha, tapi amannya kita butuh 500 ribu ha. Lahannya kita ada kita amankan, kita selesaikan, silahkan masuk ke situ. Sudah ada minat dari PTPN, RNI dan swasta", ujar Wakil Menteri Pertanian Bayu Krisnamurthi di kantor Menko Perekonomian, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Kamis (14/1/2010).
Dia pun menyatakan, kekurangan pasokan gula selama ini terutama di wilayah Jawa karena para petani menanam komoditas tergantung harga, sehingga selalu terjadi trade off.
"Di Jawa selalu ada trade off antara Jagung, Kedelai, dan Tebu. Selalu kalau tebunya naik, kedelei turun. Jadi kita perlu swasembada," tambahnya.
Swasembada gula tersebut dimaksudkan untuk menekan impor gula jika tidak masuk ke masa giling.
Sebelumnya, Menteri Perindustrian MS Hidayat di Hotel Grand Hyatt pagi tadi menyatakan, bahwa lahan tersebut merupakan bekas lahan terlantar yang berlokasi di Lampung, Sumtera Selatan, Jambi dan Sulawesi.
Untuk mewujudkan hal tersebut, akan diadakan penandatanganan nota kesepahaman antara Menteri Perindustrian, Menteri Kehutanan, Menteri Negera BUMN dan Menteri Perdagangan, untuk menyerahkan 500 ribu ha lahan kepada Kementerian Perindustrian.
(rhs)