Revitalisasi Industri Gula, Depperin-Dephut Teken Kerja Sama

Insaf Albert Tarigan - Okezone
Kamis, 14 Januari 2010 19:48 wib
Foto: Koran SI
Foto: Koran SI
JAKARTA - Departemen Perindustrian (Depperin) akan melakukan perjanjian kerja sama dengan Departemen Kehutanan (Dephut) terkait dengan masalah ketersediaan lahan untuk menanam tebu.
 
Adapun lahan tersebut nantinya untuk revitalisasi industri gula karena lahan di Pulau Jawa sudah tidak tersedia lagi. Saat ini, memorandum of understanding (MoU) untuk ketersediaan lahan itu sudah mendapatkan jawaban.
 
"Sudah dapat jawaban, Dephut akan MoU dengan kami, dengan Departemen Pertanian menyediakan 500 ribu (hektare) lahan hutan telantar konversi menjadi perkebunan di Sumatera, yaitu di Jambi, Sulawesi Selatan, Lampung, dan Sulawesi. Jadi sudah beres," ungkap Menteri Perindustrian MS Hidayat, usai sidang kabinet paripurna, di kantor Presiden, Jakarta, Kamis (14/1/2010).
 
Kendati demikian, hingga saat ini dirinya belum mengetahui letak persis lokasi lahan tersebut, karena penandatanganan MoU tersebut baru akan dilakukan pada Senin 18 Januari mendatang.
 
Adapun bagian dari revitalisasi industri gula tersebut akan digunakan untuk kebutuhan dalam negeri. "Dalam negeri karena tugas saya swasembada," katanya.
 
Selain itu, dalam lima tahun diharapkan kesiapan dari revitalisasi tersebut sudah bisa dicapai. Di mana apabila ada tata lahannya untuk tanaman tebu sudah berhasil, minimal sepuluh pabrik baru akan dibangun oleh swasta.
 
"Saya justru meminta, catatan dari saya kepada para PTP dan swasta agar semaksimal mungkin ditekan, mesin-mesinnya produksi dalam negeri," jelasnya.
(ade)
TWITTER »
twit