Direktur Jenderal Pengelolaan Utang Depkeu Rahmat Waluyanto. Foto: Koran SI
JAKARTA - Pemerintah direncanakan mengeluarkan samurai bond pada semester I-2010. Adapun pemerintah akan menerbitkan samurai bond tersebut sekira USD750 juta-USD1 miliar.
"(Semester 1) kemungkinan sih ada. Ya ada sekira USD750 juta hingga USD1 miliar," ujar Dirjen Pengelolaan Utang Departemen Keuangan Rahmat Waluyanto, di kantor Menko Perekonomian, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Selasa (19/1/2010).
Beberapa hari lalu, pemerintah telah bertemu dengan JBIC untuk membahas soal bantuan JBIC. Selain soal penerbitan Samurai Bond, dalam pertemuan tersebut juga dibahas mengenai peningkatan kerja sama antara pemerintah Indonesia dan JBIC terutama di bidang infrastruktur.
"Kami membahas mengenai bagaimana meningkatkan kerjasama Indonesia dan JBIC terutama menangani isu-isu yang berkembang mengenai infrastruktur," tandasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Indonesia akan menerbitkan samurai bond senilai USD750 juta-USD1 miliar pada 2010 yang dijaminkan oleh Japan Bank Internasional Corporation (JBIC).
Sebelumnya, pemerintah diragukan untuk menerbitkan samurai bond pada tahun ini. Namun JBIC melihat kondisi pasar saat ini cukup memungkinkan bagi pemerintah untuk merilis samurai bond tahun ini.
Dalam dua tahun terakhir, JBIC sendiri telah memberikan dana sebesar USD1,5 miliar untuk samurai bond, dan USD100 juta untuk Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI).
Mengenai permintaan perpanjangan samurai bond sampai 2011, sampai sekarang program tersebut baru direncanakan sampai 2010. Namun demikian, belum ada pembicaraan mengenai perpanjangannya.
(ade)