Ilustrasi. Foto: Corbis
JAKARTA - PT Bakrieland Development Tbk (ELTY) memperpanjang pembelian saham kembali (buy back) dari semula pada 14 Januari 2010. Ini dikarenakan perseroan baru melakukan sebagian dari seluruh pembelian kembali saham yang direncanakan.
Hal tersebut diungkapkan Presiden Direktur & CEO ELTY Hiramsyah S Thaib dalam laporannya di keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), di Jakarta, Selasa (19/1/2010).
Dalam melakukan pembelian kembali saham, perseroan mempertimbangkan waktu yang tepat. Sehingga tujuan pembelian kembali saham tersebut dapat tercapai dengan efektif.
Dijelaskan Hiramsyah, rencana buy back yang akan dilakukan perseroan sebesar sampai dengan 20 persen dari modal disetor per 31 Desember 2008 sekira Rp510 miliar yang akan dilakukan dalam jangka waktu paling lama tiga bulan setelah penyampaian informasi ini.
Pembelian kembali saham perseroan relatif tidak berdampak atas menurunnya pendapatan perseroan karena dana yang digunakan untuk buy back berasal dari kas internal yang merupakan excess cash perseroan, di mana bila diperlukan dapat diganti dengan pendanaan melalui perbankan atau pihak ketiga.
Hal ini dimungkinkan mengingat posisi neraca perseroan sangat sehat di mana tercermin dari net gearing ratio sebesar 12,8 persen dan ekuitas sebesar Rp4,6 triliun (per 30 September 2009).
Seperti diklaim perseroan, pembelian kembali saham perseroan juga relatif tidak berdampak negatif atas kegiatan usaha dan pertumbuhan Bakrieland karena dana yang akan digunakan untuk membiayai kegiatan usaha perseroan di masa mendatang telah dialokasikan dan memiliki sumber dana sendiri.
Jikalau masih diperlukan, perseroan masih memiliki kapasitas yang cukup untuk memperoleh pinjaman dari perbankan atau pihak ketiga. Adapun program buy back memberikan sinyal bagi pelaku pasar bahwa valuasi saham ELTY sudah sangat murah yang diindikasikan dengan program pembelian kembali saham.
Dampak positifnya, dalam jangka panjang adalah keuntungan bagi Bakrieland seiring dengan potensi kenaikan harga saham perseroan di masa mendatang.
(ade)