Ilustrasi. Foto: Corbis
JAKARTA - PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) bakal menerbitkan obligasi berdenominasi rupiah pada semester I-2010. Perseroan pun dikabarkan akan menerbitkan obligasi sebesar Rp1 triliun.
"Obligasi perseroan akan terbit di semester I-2010," ungkap Wakil Direktur Utama BTN Evi Firmansyah, saat acara "Seminar Outlook Ekonomi, Perbankan dan Properti 2010" di Menara BTN, Jalan Gadjah Mada Jakarta, Rabu (20/1/2010).
Menurut Evi, rencana penerbitan obligasi tersebut masih dalam kajian perseroan. Pihaknya baru akan meresmikan penerbitannya setelah melakukan rapat umum pemegang saham (RUPS).
Apalagi karena perseroan baru melaksanakan penawaran saham perdana (initial public offering/IPO) pada akhir tahun kemarin. Jadi, lanjut Evi, segala sesuatunya akan diatur sesuai ketentuan.
"Kalau audit keuangan perseroan selesai Maret, berarti penerbitannya setelah itu kan. Tapi penerbitan obligasi itu semester pertamalah," tambahnya.
Evi mengaku, meski sudah mendapat dana yang lumayan banyak dari hasil IPO, pihaknya menginginkan dapat melakukan ekspansi kredit lebih besar lagi tahun ini.
Terlebih pada November, Desember, dan Januari ini perseroan makin agresif mengeluarkan kredit. Seperti beberapa proyek rusunami dan apartemen yang dibiayai perseroan. "Jadi banyak yang di-paid line cukup besar," katanya.
(Didik Purwanto/Koran SI/ade)