Ilustrasi. Foto: Corbis
JAKARTA - PT Bank Tabungan Negara, Tbk (BTN) akan kembali menerbitkan Kontrak Investasi Kolektif Efek Beragun Aset (KIK-EBA.) KIK-EBA jilid III ini akan diterbitkan sebesar Rp750 miliar.
"Selain rencana obligasi, pada 2010 ini BTN mempunyai berbagai rencana sekuritisasi ase yaitu melanjutkan apa yang ada dengan mengeluarkan KIK EBA ketiga sekira Rp750 miliar-Rp1 triliun," ungkap Direktur Utama BTN Iqbal Lantaro selepas acara Seminar Outlook Ekonomi, Perbankan dan Properti 2010 di Menara BTN Jakarta, Rabu (20/1/2010).
Untuk realisasinya, lanjut Iqbal, belum dapat memastikan KIK-EBA tersebut akan dikeluarkan. Tapi pembahasannya akan dibicarakan pada RUPS sekira bulan Maret mendatang.
Iqbal menjelaskan kemungkinannya perseroan akan mendahulukan penerbitan obligasi. Lantas baru diikuti oleh penerbitan KIK EBA. "Untuk waktunya akan kami putuskan setelah RUPS. Karena kemungkinan suku bunga acuan bakal naik di semester II-2010," katanya.
Iqbal menuturkan, penerbitan KIK-EBA juga dimaksudkan untuk menopang ekspansi kredit perseroan. Tahun ini perseroan menargetkan pertumbuhan kredit sebesar dari Rp20 miliar atau tumbuh 27-28 persen, jumlah yang lebih besar dari pertumbuhan kredit Industri.
Dia mengatakan, tahun ini kredit perseroan mencapai Rp40 triliun. "Total outstanding Rp40 triliun lebih, tapi belum boleh dieskpos," tukas dia.
(Didik Purwanto/Koran SI/ade)