Beras. Foto: Koran SI
JAKARTA - Pemerintah menjamin cuaca buruk yang terjadi di Tanah Air beberapa waktu ini tidak memengaruhi alur distribusi beras.
" Kalau beras biasanya ada stok di daerah, di gudang-gudang Bulog. Jadi, tidak terlalu ada masalah dengan hambatan pengkapalan,” kata Direktur Distribusi dan Bina Pasar Kementerian Perdagangan Jimmy Bella di Jakarta kemarin.
Dia mengatakan, pemerintah tetap menjamin ketersediaan atas semua komoditas bahan pokok yang mengalami kenaikan tersebut. Berdasarkan data Kementerian Pertanian, pada Januari 2010, produksi beras secara nasional mencapai 1,2 juta ton, sedangkan pada Februari mencapai 2,7 juta ton. Sementara stok beras di Perum Bulog pada pekan ini sebesar 1,6 juta ton atau mencukupi kebutuhan untuk enam bulan.
Demikian pula dengan minyak goreng, akan diproduksi rata-rata mencapai 300ribu-400ribu ton. Sementara untuk gula pasir, ketersediaan stok hingga akhir Desember 2009 sebesar 352.852 ton. Pemerintah juga telah menerbitkan persetujuan impor gula kristal putih sebanyak 500ribu ton untuk memenuhi kebutuhan Januari sebanyak 100ribu ton,125ribu ton pada Februari,125ribu pada Maret, dan 150ribu ton pada bulan April. Berdasarkan pantauan seluruh dinas di daerah,harga rata-rata nasional beras, minyak goreng dan gula pasir pada pekan ketiga Januari 2010 mengalami kenaikan dibanding harga Desember 2009.
Beras mengalami kenaikan sebesar 7,24 persen, minyak goreng curah 8,22 persen dan gula pasir yakni 10,77 persen. Kenaikan harga beras terjadi karena dampak El Nino yang menyebabkan mundurnya masa tanam dan masa panen padi.Adapun puncak paceklik mengalami pergeseran yang sebelumnya terjadi pada periode Oktober 2009 hingga Januari 2010, kini periodenya berubah menjadi Oktober 2009 hingga Februari 2010. Kenaikan juga terjadi pada minyak goreng curah yang dipicu oleh perkembangan harga CPO Internasional yang sekarang sudah di atas USD800 per metrik ton.
Hal ini disebabkan oleh naiknya minyak mentah karena musim dingin di Eropa dan Amerika. Di samping itu, kenaikan minyak goreng curah dalam negeri disebabkan oleh penghapusan pajak pertambahan nilai ditanggung pemerintah (PPN-DTP) yangdimulaipadaawalJanuari2010. Di sisi lain, untuk menekan kenaikan harga sejumlah kebutuhan pokok, pemerintah menggelar pasar murah untuk tiga komoditas, yakni minyak goreng, gula pasir, dan beras di Kelurahan Angke, Jakarta Barat kemarin.
"Kami akan terus melakukan kunjungan pasar untuk memantau harga barang kebutuhan pokok dan juga akan melakukan koordinasi intensif dengan seluruh stakeholder terkait,” kata Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu. (Sandra Karina) (//css)