Getting time...

Operasi Pasar, Bulog Lepas 186 Ton Cadangan Beras

Andina Meryani - Okezone
Kamis, 21 Januari 2010 14:45 wib
Foto: Koran SI
Foto: Koran SI
JAKARTA - Perum Bulog sudah melepas cadangan beras sebesar 186 ton dari jatah 300 ribu ton beras untuk operasi pasar di empat daerah yaitu DKI Jakarta, DI Yogyakarta, Mataram, dan Jayapura.
 
Cadangan beras pemerintah sebesar 500 ribu ton tersebut, 300 ribu ton di antaranya akan dialokasikan untuk operasi pasar (OP) dalam mengendalikan kenaikan harga beras. Sedangkan 200 ribu ton sisanya dialokasikan untuk antisipasi bencana.
 
"Operasi pasar sudah kita lakukan di antaranya DIY, Mataram, Jayapura, dan DKI. Totalnya 186 ton," ujar Direktur Utama Perum Bulog Soetarto Ali Moeso, di sela kunjungan ke Pasar Induk Beras Cipinang, Jakarta, Kamis (21/1/2010).
 
Dalam waktu dekat, Perum Bulog akan kembali melakukan operasi pasar dengan volume enam ribu ton. Namun dirinya enggan menyebutkan daerah mana saja yang menjadi sasaran kali ini. "Pokoknya minggu-minggu ini," tambahnya.
 
Perum Bulog memang mendapat amanat untuk melakukan operasi pasar jika gejolak harga beras sampai di atas 15 persen dengan prioritas daerah-daerah yang mengajukan permintaan operasi beras.
 
Harga penjualan beras dalam operasi pasar tersebut adalah Rp5.230-Rp5.300 per kilogram di Pulau Jawa dan Rp 5.400 per kilogram di luar Pulau Jawa. Harga penjualan beras di tingkat eceran sesuai dengan Ketetapan Gubernur atau Bupati/Walikota setempat.
 
Berdasarkan data dari Kementerian Perdagangan, beras jenis IR64-II mengalami kenaikan sebesar Rp250 yaitu dari Rp6.000 menjadi Rp6.250 per kilogram. Secara nasional harga rata-rata beras pada Januari 2010 mengalami kenaikan sebesar 7,7 persen dibandingkan harga rata-rata Desember 2009 yaitu Rp6.145 menjadi Rp6.250 per kilogram.
 
Adapun daerah yang mengalami kenaikan diatas harga toleransi 15 persen adalah Mataram (31,13 persen), Jayapura (22,31 persen), Palembang (16,74 persen), dan Banten (15,41 persen). Sedangkan daerah lain yang perlu diwaspadai kenaikan harganya antara lain Bengkulu (14,88 persen), Mamuju (13,87 persen) dan Desember (12,28 persen). Sementara itu cadangan beras pemerintah sendiri di Perum Bulog mencapai 500 ribu ton sehingga totalnya stok mencapai 1,7 juta ton.
(ade)
TWITTER »
twit