Menteri BUMN Mustafa Abubakar. Foto: Koran SI
JAKARTA - Bankir yang bekerja di Bank Umum Milik Negara (BUMN) nampaknya harus harap-harap cemas. Pasalnya, pada Mei 2010 mendatang, pihak Kementerian BUMN bakal melakukan evaluasi atas susunan direksi serta komisaris.
"Bank-bank BUMN belum (akan direstrukturisasi), menjelang Mei baru akan dievaluasi," kata Menteri BUMN Mustafa Abubakar usai menyaksikan penandatanganan kerja sama Telkom-Lapan, di kantor Telkom, Jalan Gatot Soebroto, Jakarta, Jumat (22/1/2010).
Dijelaskannya, evaluasi tersebut nantinya akan memutuskan siapa saja direksi yang masih akan menjabat, dan siapa yang diganti. "Alasannya pergantian itu ada dua, karena habis (masa jabatan) dan ada juga yang mengalami pergantian karena faktor kinerja," imbuhnya.
Ketika dikonfirmasi kabar yang menyebutkan pihak Kementerian BUMN bakal mengganti manajemen Bank Rakyat Indonesia (BRI) dan Bank Mandiri, dia membantahnya. "Jangan percaya rumor, Merdeka Selatan belum menyebut pergantian direksi," imbuhnya.
Sementara untuk PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM), lanjutnya, akan dievaluasi baru pada Juni. "Telkom barangkali terjadi Juni disesuaikan dengan agendanya," jelasnya.
Selain itu, BUMN pupuk juga nampaknya akan dilakukan restrukturisasi manajemen juga. "Industri pupuk juga menunggu restrukturisasi," tambahnya.
Untuk BUMN pupuk, Mustafa tidak menyebutkan waktunya, hanya saja sudah banyak direksinya yang sudah habis masa jabatannya. "Atau bahasa populernya sudah banyak yang jatuh tempo," pungkasnya.
(ade)