Getting time...

BI Akan Lakukan Benchmark Biaya Kredit

Andina Meryani - Okezone
Sabtu, 23 Januari 2010 08:22 wib
Ilustrasi. Foto: Corbis
Ilustrasi. Foto: Corbis
JAKARTA - Untuk memaksimumkan efisiensi perbankan, Bank Indonesia (BI) akan melakukan benchmarking terhadap biaya dana untuk kredit, biaya overhead, premi risiko dan marjin keuntungan.
 
Dengan demikian, bank dapat mencari area-area yang dapat ditingkatkan efisiensinya untuk mendorong penetapan suku bunga kredit yang lebih wajar.
 
"Ini semua dilakukan dengan tetap mengedepankan prinsip-prinsip kewajaran pasar," ujar Pjs Gubernur BI Darmin Nasution, saat menyampaikan pidato dalam acara Bankers Dinner, di Gedung Kebon Sirih Bank Indonesia, Jakarta, Jumat (22/1/2010) malam.
 
Lebih lanjut, dirinya mengatakan bahwa untuk meningkatkan efisiensi industri perbankan dengan melakukan pendalaman pasar keuangan.
 
"Misalnya dengan bekerja sama dengan sejumlah instansi lain untuk mengkaji dan mendorong instrumen pasar uang jangka pendek yang dapat menjadi kompetitor dari kredit jangka pendek perbankan," tambahnya.
 
BI pun mengharapkan agar pasar keuangan baik di sektor perbankan dan nonperbankan akan lebih adil dan efisien sehingga secara keseluruhan akan lebih menguntungkan perekonomian.
(ade)
TWITTER »
twit