Getting time...

2010, Stok Awal Beras Capai 5 Juta

Ade Hapsari Lestarini - Okezone
Minggu, 24 Januari 2010 17:15 wib
Beras. Foto: Koran SI
Beras. Foto: Koran SI
JAKARTA - Pemerintah memverifikasi potensi produksi atau panen padi langsung di Kudus, Jawa Tengah guna memprediksi ketersediaan pasokan beras pada periode panen 2010 ini.
 
Hal tersebut seperti diungkapkan Kepala Pusat Humas Kementerian Perdagangan Robert James Bintaryo, dalam siaran persnya, seperti dikutip dari situs resmi Departemen Perdagangan, di Jakarta, Minggu (24/1/2010).
 
“Kami melihat dan mengecek langsung kondisi dan potensi produksi padi guna mendukung ketersediaan pasokan beras yang dibutuhkan oleh masyarakat terutama dalam menghadapi kondisi paceklik akibat mundurnya masa tanam dan masa panen 2009-2010,” kata Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu.
 
Secara nasional, stok awal beras di 2010 mencapai 5.052.381 ton dengan sasaran produksi beras pada Januari 2010 sebesar 1.253.182 ton, sehingga jumlah ketersediaan beras pada Januari 2010 mencapai 6.305.563 ton. Ini diperkirakan cukup untuk memenuhi 2,37 bulan kebutuhan, dilihat dari kebutuhan beras masyarakat per bulan sebesar 2.655.179 ton.
 
Sebagai informasi, pasokan beras di Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC) Jakarta pada 21 Januari 2010 tercatat sebesar 2.300 ton. Dengan demikian, total pasokan untuk Januari adalah sebesar 35.625 ton, relatif lebih rendah dari pasokan pada periode yang sama di 2009 yaitu sebesar 40.028 ton.
 
Harga rata-rata nasional beras (kualitas medium) sampai dengan 22 Januari 2010 sebesar Rp6.275/kg atau naik sebesar 8,12 persen jika dibandingkan dengan harga beras rata-rata pada Desember 2010 yaitu Rp5.803/kg.
 
Adapun harga beras di beberapa daerah juga mengalami kenaikan yang cukup signifikan bila dibandingkan dengan harga rata-rata pada Desember 2009, seperti di Kupang (18 persen), Mataram (16,81 persen), Jayapura (15,72 persen), Jakarta (15,41 persen), Bengkulu (13,36 persen), Palembang (12,88 persen), dan Banten (11,56 persen).
(ade)
TWITTER »
twit