Dirut Bank Mandiri Agus Martowardojo. Foto: Koran SI
JAKARTA - Para bankir dinilai perlu meningkatkan kompetensi dan jiwa kepemimpinan (leadership) untuk memimpin bank nasional dalam menghadapi tantangan dan persaingan global.
"Tantangan bankir makin berat karena persaingan dan kondisi global, sehingga bankir perlu memiliki kompetensi yang memadai baik leadership dan kompetensi," ujar Ketua Ikatan Bankir Indonesia (IBI) Agus Martowardojo, dalam Dialog Industri Perbankan Tahun 2010 di Gedung Serba Guna LPPI, Kemang, Jakarta, Senin (25/1/2010).
Sementara itu, sebelumnya dalam kesempatan yang sama Direktur Utama LPPI Subarjo Joyosumarto menyatakan bahwa para bankir memang sudah dituntut untuk senantiasa meningkatkan kompetensinya, terutama dalam persiapan menghadapi ASEAN Economy Community (AEC) di 2015 di mana tidak ada hambatan bagi para bankir untuk bekerja di negara manapun di ASEAN.
Untuk itu, dia melihat apabila bankir tidak meningkatkan kompetensinya maka dikhawatirkan tidak akan mampu bersaing dalam persaingan global.
Dia pun khawatir kondisi dalam menghadapi AEC di 2015 sama seperti yang terjadi sebagaimana menghadapi ACFTA 2010 saat ini jika kompetensi tidak siap menghadapi kondisi tersebut.
"Jangan sampai seperti pemberlakuan ASEAN-China FTA di mana kita terkejut dan minta di renegosiasi. Apakah hal ini akan terjadi pada AEC di 2015? Semoga tidak," tandasnya.
(ade)